Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kasus Pelecehan di Bus Transjakarta Viral, Pakar Minta Dishub DKI Bertindak Serius

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Kasus Pelecehan di Bus Transjakarta Viral, Pakar Minta Dishub DKI Bertindak Serius

Pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual di bus Transjakarta. (Dok. Media Sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Analis Kebijakan Transportasi Azas Tigor Nainggolan menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) dan pengelola Transjakarta, harus bersikap serius dan tegas dalam menangani maraknya kasus pelecehan seksual di transportasi umum.

“Maraknya tindakan kekerasan seksual seperti pelecehan seksual dalam layanan transportasi umum harus mendapat perhatian serius dari operator maupun pengelola layanan transportasi publik,” ujar Azas Tigor, Jumat (2/1).

Ia menilai setiap kasus pelecehan seksual harus ditangani secara tuntas dan transparan, termasuk dengan menempuh jalur hukum. Menurutnya, pengelola Transjakarta tidak boleh berhenti pada penyelesaian internal, tetapi wajib melaporkan pelaku ke kepolisian agar ada efek jera.

“Kasus seperti ini harus dibawa ke ranah hukum dan pelaku dikenakan sanksi pidana yang tegas,” katanya.

Selain penindakan hukum, Azas Tigor menekankan pentingnya pendampingan bagi korban, baik secara psikologis maupun hukum. Pendampingan ini dinilai krusial untuk mengurangi trauma serta memberi keberanian kepada korban dalam melaporkan kejadian yang dialaminya.

“Korban harus didampingi agar tidak sendirian menghadapi proses hukum. Ini penting supaya korban berani melapor dan tidak mengalami tekanan lanjutan,” ujarnya.

Ia juga menilai keterbukaan penanganan kasus menjadi bagian penting dari edukasi publik, sekaligus peringatan bagi calon pelaku lainnya agar tidak melakukan tindakan serupa.

“Penanganan kasus harus terbuka agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan menimbulkan efek jera,” tegasnya.

Baca juga:

Tak Toleransi Pelecehan Seksual, Transjakarta: Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Pelecehan

Azas Tigor mengingatkan, minat masyarakat menggunakan transportasi umum massal, termasuk Transjakarta, saat ini sedang meningkat. Karena itu, pemerintah wajib memastikan kenyamanan dan keamanan tetap terjaga, terutama di jam-jam sibuk.

“Kondisi padat dan sesak di transportasi umum sangat rawan terjadinya tindak pidana, seperti pelecehan seksual dan pencurian. Ini harus diantisipasi dengan strategi layanan yang tepat,” jelasnya.

Ia mendorong seluruh operator angkutan umum massal, termasuk Transjakarta, untuk menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara konsisten. Layanan transportasi publik, kata dia, harus benar-benar ramah perempuan, anak, dan kelompok rentan.

“Pengelola harus memastikan layanan aman dan nyaman agar masyarakat tetap percaya dan mau menggunakan transportasi umum,” ucapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Azas Tigor menyarankan optimalisasi sistem pengawasan, seperti pengaktifan seluruh kamera CCTV, peningkatan jumlah petugas di dalam bus, serta respons cepat ketika terjadi insiden.

“Dengan sistem kontrol yang aktif dan petugas yang sigap, pencegahan dan penanganan kasus bisa dilakukan lebih cepat dan tuntas untuk melindungi korban maupun calon korban,” pungkasnya.

Baca juga:

Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Penumpang Perempuan Jadi Korban

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Transjakarta

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang perempuan diduga mengalami pelecehan seksual saat menggunakan bus Transjakarta rute Balai Kota–Pantai Maju dari Halte Monas, Balai Kota. Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

Informasi itu diunggah melalui akun Instagram @anstsyzhr, Jumat (2/1). Dalam video yang beredar, korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh dari seorang pria bertopi yang duduk di sebelahnya saat ia tertidur di dalam bus.

Korban terbangun ketika bus memasuki kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) setelah merasakan pahanya disentuh dan dielus oleh pria tersebut.

“Selama perjalanan saya tidur, dan tepat masuk PIK posisi saya masih tidur, lalu dia megang dan mengelus bagian paha. Saya refleks bangun dan langsung freeze,” ungkap korban.

Korban mengaku sempat tidak bisa bereaksi, sementara tangan terduga pelaku segera ditarik seolah panik. Momen tersebut kemudian direkam oleh korban. Menurut pengakuannya, pria tersebut sempat mengakui perbuatannya dan meminta maaf.

Namun, setelah diketahui penumpang lain dan petugas Transjakarta, terduga pelaku justru membantah tuduhan dan berdalih bahwa dirinya sedang tertidur. (Asp)

#TransJakarta #Pelecehan Seksual #Transportasi Umum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota diimbau untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Indonesia
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, DPR Desak Pelaku Disanksi Pidana
Kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau meningkat 14,07 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, DPR Desak Pelaku Disanksi Pidana
Indonesia
Langgar Aturan Wajib Naik Umum, Motor-Motor ASN Bandel DKI Kena Derek
Pemkot Jakarta Selatan menderek motor ASN yang melanggar aturan Rabu wajib naik transportasi umum sesuai Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Langgar Aturan Wajib Naik Umum, Motor-Motor ASN Bandel DKI Kena Derek
Indonesia
Pramono Ajak Swasta Join Garap Rute Baru LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim
Gubernur Jakarta Pramono Anung membuka peluang kerja sama swasta untuk pembangunan rute baru LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Pramono Ajak Swasta Join Garap Rute Baru LRT Jakarta ke JIS dan Stasiun Whoosh Halim
Indonesia
Rute Baru Tembus Dukuh Atas, Tarif LRT Jakarta Rp 5.000 Dipastikan Gubernur Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pastikan tarif LRT Jakarta naik setelah rute diperpanjang hingga Dukuh Atas. Jalur baru Velodrome–Manggarai target beroperasi Agustus 2026, dengan anggaran Rp13,6 triliun.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Rute Baru Tembus Dukuh Atas, Tarif LRT Jakarta Rp 5.000 Dipastikan Gubernur Naik
Indonesia
Transjakarta Antisipasi Kepadatan Lalin Imbas JPO Tertabrak Truk, Rekayasa Pola Operasi Koridor 13
Truk besar yang menabrak JPO di kawasan Jalan Bangka (arah Blok M) tersebut telah memicu kepadatan lalu lintas yang berdampak pada kelancaran arus armada.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Transjakarta Antisipasi Kepadatan Lalin Imbas JPO Tertabrak Truk, Rekayasa Pola Operasi Koridor 13
Indonesia
Transjakarta Sesuaikan Layanan saat Sky Fun Run 2026, Simak Rute yang Dialihkan
Sky Fun Run 2026 membuat rute Transjakarta diubah. Ada penyesuaian operasi sejumlah layanan yang terdampak.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
Transjakarta Sesuaikan Layanan saat Sky Fun Run 2026, Simak Rute yang Dialihkan
Indonesia
Pengamat Dukung Usulan Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000, Ini Alasannya
Usulan kenaikan tarif Transjakarta menjadi Rp 5.000 mendapat dukungan dari pengamat transportasi. Dinilai bantu kurangi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Pengamat Dukung Usulan Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000, Ini Alasannya
Indonesia
Rencana Penaikan Tarif Transjakarta, Pemprov akan Tambah Jumlah Masyarakat yang Digratiskan
Penaikan itu harus disesuaikan dengan anggaran subsidi untuk yang diberikan Pemprov DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Rencana Penaikan Tarif Transjakarta, Pemprov akan Tambah Jumlah Masyarakat yang Digratiskan
Indonesia
Pramono Segera Tetapkan Tarif Tranjakarta ke Bandara, Termasuk Kaji Usulan Tarif Paket Rp 200 Ribu Per Bulan
Pemprov DKI tengah mematangkan kebijakan tarif transportasi umum yang diharapkan mampu mendorong lebih banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Pramono Segera Tetapkan Tarif Tranjakarta ke Bandara, Termasuk Kaji Usulan Tarif Paket Rp 200 Ribu Per Bulan
Bagikan