Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Viagra Berpotensi Bantu Cegah Alzheimer

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 Desember 2021
Viagra Berpotensi Bantu Cegah Alzheimer

Viagra terbukti secara signifikan meningkatkan kognisi dan memori dalam model praklinis. (scinexx.de/Eraxion )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OBAT disfungsi ereksi Viagra berpotensi digunakan sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer. Demikian disebutkan sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Aging.

Pasien yang menggunakan obat sildenafil, nama generik untuk Viagra, sebanyak 69 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit Alzheimer ketimbang yang bukan pengguna.

“Sildenafil, yang telah terbukti secara signifikan meningkatkan kognisi dan memori dalam model praklinis, disajikan sebagai kandidat obat terbaik,” kata penulis utama studi di Institut Kedokteran Genomik Klinik Cleveland Feixiong Cheng, PhD dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:

Terobosan Kesehatan yang Mengubah Dunia Medis pada 2021

“Secara khusus, kami menemukan penggunaan sildenafil mengurangi kemungkinan Alzheimer pada individu dengan penyakit arteri koroner, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Semua itu merupakan komorbiditas yang secara signifikan terkait dengan risiko penyakit, serta pada mereka yang tidak,” katanya seperti diberitakan WebMD.

Alzheimer, yang merupakan bentuk paling umum dari demensia terkait usia, memengaruhi ratusan juta orang di seluruh dunia. Penyakit ini diperkirakan akan dialami hampir 14 juta orang Amerika pada 2050.

viagra
Pasien yang menggunakan Viagra, 69 persen lebih kecil kemungkinannya untuk terkena Alzheimer. (ccnull.de)

Cheng dan rekan-rekannya di Klinik Cleveland menggunakan jaringan pemetaan gen yang besar untuk menganalisis apakah lebih dari 1.600 obat yang disetujui FDA dapat bekerja melawan Alzheimer. Mereka memberikan skor yang lebih tinggi untuk obat yang menargetkan protein amiloid dan tau di otak, yang merupakan dua ciri penyakit. Sildenafil muncul di bagian atas dalam daftar tersebut.

Kemudian para peneliti menggunakan database klaim asuransi kesehatan untuk lebih dari 7 juta orang di AS agar dapat memahami hubungan antara sildenafil dan hasil penyakit Alzheimer. Mereka membandingkan pengguna sildenafil dengan bukan pengguna dan menemukan bahwa mereka yang menggunakan obat tersebut 69 persen lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki penyakit neurodegeneratif, bahkan setelah 6 tahun masa tindak lanjut.

Setelah itu, tim peneliti membuat model laboratorium yang menunjukkan sildenafil meningkatkan pertumbuhan sel otak dan protein tau yang ditargetkan. Model laboratorium dapat menunjukkan bagaimana obat mempengaruhi perubahan otak terkait penyakit.

Namun, Cheng memperingatkan agar tidak menarik kesimpulan terlalu jauh. Studi ini tidak menunjukkan hubungan sebab akibat antara sildenafil dan penyakit Alzheimer. Para peneliti perlu melakukan uji klinis dengan kontrol plasebo untuk melihat seberapa baik obat itu bekerja.

alzheimer

Jangan buru-buru untuk menggunakan sildenafil sebagai pencegahan penyakit Alzheimer. (freepik.com/shurkin_son)

Peneliti lain mengatakan, temuan itu menawarkan jalan baru untuk penelitian tetapi belum memberikan jawaban yang solid.

“Mampu menggunakan kembali obat yang sudah dilisensikan untuk kondisi kesehatan dapat membantu mempercepat proses penemuan obat dan membawa perawatan demensia yang mengubah hidup lebih cepat,” Susan Kohlhaas, PhD, direktur penelitian di Alzheimer's Research UK, mengatakan kepada Science Media Center.

“Yang penting, penelitian ini tidak membuktikan bahwa sildenafil bertanggung jawab untuk mengurangi risiko demensia, atau memperlambat atau menghentikan penyakit,” lanjutnya.

“Meskipun data ini menarik secara ilmiah, berdasarkan penelitian ini, saya tidak akan terburu-buru untuk mulai menggunakan sildenafil sebagai pencegahan penyakit Alzheimer,” ujar Tara Spires-Jones, PhD, wakil direktur Center for Discovery Brain Sciences di University of Edinburgh kepada Science Media Centre.(aru)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Bagikan