Varian NeoCoV Baru Sebatas Artikel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Januari 2022
Varian NeoCoV Baru Sebatas Artikel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Varian anyar COVID-19 diklaim kembali ditemukan ilmuwan Tiongkok.Padahal, saat ini Omicron tengah menjangkiti berbagai negara setelah varian Delta. Namun, dari varian anyar ini belum muncul laporan virus NeoCoV menular pada manusia.

"NeoCoV ini baru berdasar analisa di laporan artikel. Sejauh ini belum menulari manusia," kata Pakar ilmu kesehatan dari Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia, Tjandra Yoga Aditama di Jakarta.

Baca Juga:

Makin Naik, Kasus COVID-19 Bertambah 12.422

Tjandra mengatakan, pada laporan artikel tersebut potensi dari mutasi NeoCoV berisiko menimbulkan masalah pada manusia.

"Jadi sekarang belum bermutasi dan belum tentu juga akan bermutasi lagi atau tidak, bisa saja tetap seperti sekarang dan tidak bermutasi lagi," ujarnya dikutip Antara.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara menyampaikan teori lain yang menyebut NeoCoV adalah virus corona penyebab MERS CoV dan juga penyebab COVID-19.

"Maka orang dapat saja berteori bahwa kalau nanti NeoCoV bermutasi maka bisa saja diduga bahwa penularannya akan seperti COVID-19 dan fatalitasnya seperti MERS CoV, tapi ini kalau NeoCoV bermutasi ke arah itu, bisa saja mutasinya. Kalau pun ada, akan ke arah lain lagi," katanya.

Guru Besar Paru FKUI itu mengatakan, NeoCoV sampai saat ini tidak bermutasi ke arah menyerang manusia, meskipun potensi itu tetap ada.h Hal yang perlu dilakukan sekarang adalah pemantauan perkembangan NeoCoV oleh para ahli melalui perkembangan bukti ilmiah yang valid.

"Harus diketahui bahwa mungkin saja dari waktu ke waktu ada virus jenis baru. Ini sudah terjadi sejak dulu, tetapi sekarang karena pandemi COVID-19 maka semua orang jadi sangat memperhatikan itu," katanya.

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

Tjandra mengimbau untuk mengambil berita dari sumber yang dipercaya, atau mengonfirmasi pada sumber yang tepat.

"Jangan cepat mengambil kesimpulan yang mungkin keliru dan apalagi jangan sampai panik yang sama sekali tidak diperlukan," katanya.

Virus NeoCoV awalnya dilaporkan oleh ilmuan asal Tiongkok. Virus baru itu disebut lebih ganas serta diklaim sebagai varian COVID-19 terbaru. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kemunculan NeoCoV masih perlu diteliti lebih lanjut. (Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Selesaikan Tunggakan Pasien COVID-19 di Rumah Sakit

#Omicron #Kasus COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6), mengakui ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Juni 2025
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Lifestyle
Waspada Varian COVID-19 XEC dan JN.1: Begini Perbandingan Tingkat Keparahannya
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran (SE) sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan kasus COVID-19 yang terjadi di beberapa negara Asia, yaitu Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura.
ImanK - Sabtu, 31 Mei 2025
Waspada Varian COVID-19 XEC dan JN.1: Begini Perbandingan Tingkat Keparahannya
Indonesia
Hingga 20 Desember, Penyebaran COVID-19 di Jakarta Capai 613 Kasus
Ada 414 pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoma) di rumah, sedangkan 199 orang lainnya dirawat di rumah sakit (RS).
Zulfikar Sy - Kamis, 21 Desember 2023
Hingga 20 Desember, Penyebaran COVID-19 di Jakarta Capai 613 Kasus
Indonesia
Kenaikan Kasus COVID-19, Menhub Pastikan Tak Ada Pembatasan Mobilitas saat Nataru
Kenaikan angka COVID-19 yang terjadi belakangan dipastikan tak berimbas ke pembatasan mobilitas.
Zulfikar Sy - Kamis, 21 Desember 2023
Kenaikan Kasus COVID-19, Menhub Pastikan Tak Ada Pembatasan Mobilitas saat Nataru
Indonesia
Kemenkes Sarankan Penggunaan Masker di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19
Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Zulfikar Sy - Kamis, 21 Desember 2023
Kemenkes Sarankan Penggunaan Masker di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kasus COVID-19 di Solo Naik, Gibran Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
“Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan pada Nataru seiring naiknya kasus COVID-19," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Selasa (19/12).
Andika Pratama - Selasa, 19 Desember 2023
Kasus COVID-19 di Solo Naik, Gibran Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Dinkes DKI Buka 47 Sentra Vaksinasi COVID-19
Vaksin yang diberikan mulai dari dosis pertama hingga kelima.
Zulfikar Sy - Selasa, 19 Desember 2023
Dinkes DKI Buka 47 Sentra Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Kasus COVID-19 Meningkat, Pemprov DKI Bicara Potensi Pembatasan Aktivitas
Kanaikan COVID-19 terjadi seiring dengan kondisi pancaroba atau peralihan musim dan menurunnya kadar antibodi dalam tubuh terhadap virus.
Zulfikar Sy - Jumat, 15 Desember 2023
Kasus COVID-19 Meningkat, Pemprov DKI Bicara Potensi Pembatasan Aktivitas
Indonesia
Pemerintah Harus Waspadai Ancaman COVID-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru
Pemerintah harus mempersiapkan berbagai strategi guna mencegah dan mengatasi potensi lonjakan COVID-19 dan pneumonia saat libur Nataru.
Zulfikar Sy - Jumat, 15 Desember 2023
Pemerintah Harus Waspadai Ancaman COVID-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru
Bagikan