Vaksin Pelajar Sistem Barcode Tangerang Cepat Cuma 1 Menit, Daftar di Sini

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 28 Juli 2021
Vaksin Pelajar Sistem Barcode Tangerang Cepat Cuma 1 Menit, Daftar di Sini

Ilustrasi vaksin untuk pelajar. (antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Uji coba mekanisme baru vaksinasi bagi pelajar usia 12 hingga 17 tahun di Kota Tangerang dengan menggunakan aplikasi yang dapat diakses melalui gawai terbukti lebih cepat dari jalur yang biasanya.

Antusias peserta tinggi karena prosedurnya juga lebih mudah. Bagi pelajar Kota Tangerang yang ingin menggunakan fasilitas ini tinggal mengakses website pendaftaran vaksinasi melalui link https://vaksinasi.tangerangkota.go.id/.

Baca Juga:

Tangerang Uji Coba Daftar Online Vaksin Khusus Pelajar Pakai Gawai



"Jadi, perbedaan dengan sebelumnya adalah kami sudah mengirimkan barcode ke sekolah, yang berisi data siswa, kemudian siswa hanya tinggal datang ke sekolah dan mengambil barcode, melakukan screening, mendapatkan vaksin dan observasi,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mulyani, dalam rilis dilansir Rabu (28/7).

vaksin pelajar
Pendataan vaksin melalui sistem barcode. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang

Menurut Mulyani, sistem barcode ini merupakan uji coba kedua sekaligus penyempurnaan website dan sistem baru yang dibuat oleh Diskominfo. Dia juga berharap, nantinya para pelajar Tangerang dapat menggunakan sistem ini secepatnya sehingga proses vaksinasi bisa lebih cepat dan kekebalan komunal juga segera tercapai.

Baca Juga:

BIN Turun Gunung, Vaksin Para Pelajar SMP dan SMA

Pengakuan tentang efektivitas sistem barcode juga datang dari para tenaga kesehatan (nakes) tangerang. Kepala Puskesmas Sukasari, dr. Efi Handayani mengakui sistem baru ini membuat pelaksanaan vaksinasi berjalan lebih cepat dari sebelumnya, karena memotong beberapa tahapan.

“Sekarang, karena sudah dengan sistem barcode jadi meja registrasi dihapuskan, proses pendataan juga lebih cepat. Petugas cukup scan barcode saja melalui handphone," tutur dia.

Saat pelaksanaan, lanjut dia, siswa datang menunjukkan barcode ke meja screening. Setelah proses screening, masuk proses penyuntikan vaksin dan observasi. "Satu anak sekarang prosesnya kurang lebih hanya satu menit, jadi prosesnya lebih cepat dan simpel,” tegas dia.

vaksin pelajar
Seorang pelajar melaksanakan vaksinasi dengan mekanisme pendaftaran menggunakan gawai untuk percepatan pelayanan di Tangerang, Senin (26/7/2021) ANTARA/HO


Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengaku jika mekanisme baru yang sedang diuji coba dirasa akan membantu dalam percepatan proses vaksinasi yang dilakukan setiap harinya mengingat proses pendataan, skrinning hingga input data ke sistem P- Care Kemenkes tidak lagi dilakukan secara manual.

"Petugas hanya tinggal ditunjukan QR Code dari peserta vaksinasi untuk input semua data yang diperlukan. Proses input ke P-Care juga lebih mudah dan cepat dibanding yang dilakukan secara manual," katanya, awal pekan ini. (*)

Baca Juga:

Nakes Terbantu, Vaksin Pelajar Sistem Barcode Tangerang Pangkas Prosedur Ribet

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Vaksinasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Masalah ini, juga masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Indonesia
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
ICW mengkritik putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan citizen lawsuit pendidikan dasar gratis di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
Legislator Temukan Kejanggalan di Proses SPMB, Minta Sistem Dibongkar Habis
Segera evaluasi dan perbaiki kekurangan yang masih ada dalam proses SPMB
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Juni 2025
Legislator Temukan Kejanggalan di Proses SPMB, Minta Sistem Dibongkar Habis
Bagikan