Vaksin COVID Sinovac Bandung Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Januari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Desember 2020
Vaksin COVID Sinovac Bandung Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Januari

Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Bandara Soekarno Hatta, 6 Desember 2020. (Foto: Setpres).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 di Bandung terus mengalami kemajuan. Ditargetkan pertengahan Januari 2021, vaksin buatan perusahaan asal China itu sudah mendapat izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) merupakan izin yang dikeluarkan di saat vaksin masih dalam proses uji klinis fase 3. Dengan izin ini, maka vaksin yang kini diteliti para ilmuwan PT Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad itu bisa dipakai secara massal.

Manajer Lapangan Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana bilang, saat ini pihaknya sedang merampungkan laporan terhadap hasil uji klinis yang melibatkan 1.620 relawan.

Baca Juga:

Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19

Laporan tersebut akan diserahkan ke BPOM untuk dianalisa. Dari 1.620, ada 540 relawan yang selesai menjalani pengambilan darah dan dihimpun dalam laporan penelitian.

"Nanti keluar Emergency Use Authorization, jadi boleh dipakai di Indonesia vaksin-nya," kata Eddy, saat dihubungi, Selasa, 30 Desember 2020.

Nantinya laporan yang diserahkan ke Badan POM akan digabungkan dengan laporan uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac yang dilakukan di luar negeri, antara lain, Brazil dan Turki. Berapa lama analisis yang dilakukan BPOM, menurut Eddy tergantung otoritas pengawas obat dan makanan tersebut.

"Tergantung Badan POM yang analisisnya, dikumpulin dari Brazil, Turki digabung datanya nanti izin emergency diberikan," katanya.

Menurut Eddy, rata-rata lama uji klinis fase tiga berlangsung 1 tahun sebelum diputuskan vaksin tersebut lolos untuk penggunaan massa atau tidak.

Namun dalam uji klinis ini ada data penelitian yang diperuntukan untuk pengajuan EUA yang prosesnya lebih singkat, yakni tiga bulan.

“(EUA) Boleh dipakai sementara izinnya. Bulan Januari begitu keluar, minggu kesatu atau kedua paling lama boleh digunakan,” terangnya.

Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).
Kedatangan Vaksin COVID Sinovac. (Foto: Sekretariat Presiden).

Sebelumnya diberitakan, dalam uji klinis ini, relawan dibagi dua, yaitu kelompok vaksin dan placebo. Masing-masing relawan tidak mengetahui mendapat suntikan vaksin atau placebo.

Penyuntikan dilakukan dua kali. Penyuntikan pertama berlangsung Agustus 2020. Saat ini, seluruh relawan sudah mendapat dua kali penyuntikan. Tim peneliti sedang melakukan pemantauan hasil suntik. Hal yang dipantau antara lain kemanjuran dan keamanan vaksin.

PT Bio Farma sendiri sudah mendatangkan vaksin jadi dari Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis. Saat ini vaksin tersebut masih berada dalam gudang penyimpanan perusahaan vaksin di Bandung tersebut.

Sasaran 1,2 juta vaksin impor ini adalah orang yang bertugas di garis depan penanganan pandemi Covid-19, yakni tenaga kesehatan, TNI, Polri, tokoh publik, dan lain-lain. Sementara hasil uji klinis sendiri diperkirakan akan keluar awal atau pertengahan 2021. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan