Kesehatan

Vaksin COVID-19 Tidak Mengganggu Kesuburan

annehsannehs - Selasa, 25 Januari 2022
Vaksin COVID-19 Tidak Mengganggu Kesuburan

Jangan mudah percaya hoax tentang bahaya vaksin di media sosial. (Foto: Pexels/Miguel A. Padrinan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN orang menganggap vaksinasi COVID-19 menimbulkan efek samping, salah satunya mengganggu fertilitas. Bahkan, salah satu rapper ternama Amerika Serikat, Nicki Minaj, pernah berkomentar di Twitter bahwa ia percaya vaksinasi COVID-19 bisa menyebabkan pria impoten dan buah zakar membengkak.

Dikutip dari CNN Health, sebuah studi telah menambahkan bukti baru bahwa tidak ada kaitan antara vaksin COVID-19 dan penurunan peluang untuk hamil. Malahan, penelitian yang dipublikasikan bulan ini di American Journal of Epidemiology itu menemukan ada penurunan kesuburan pada pria yang telah terinfeksi COVID-19 dalam kurun waktu 60 hari.

Baca Juga:

Bongkar Klaim Vitamin C Dapat Menyembuhkan COVID-19

"Temuan ini menunjukkan bahwa infeksi SARS-CoV-2 terhadap pria bisa berkaitan dengan penurunan kesuburan jangka pendek dan vaksinasi COVID-19 tidak mengganggu kesuburan pada pria maupun perempuan," ungkap salah satu peneliti dalam studi ini, Amelia Wesselink dari Boston University School of Public Health.

Anak-anak juga perlu vaksinasi COVID-19. (Foto pixabay/torstensimon)
Vaksinasi COVID-19 tidak berpengaruh pada fertilitas. (Foto: Pixabay/torstensimon)

National Institutes of Health mengungkapkan masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai apa yang menyebabkan penurunan kesuburan singkat pada pria setelah terinfeksi COVID-19. Meski begitu, demam memang terbukti bisa mengurangi jumlah sperma. Dan karena demam menjadi salah satu gejala COVID-19, bisa jadi itu penyebabnya.

Baca Juga:

Ini Perbandingan Vaksin COVID-19 dari Moderna dan Pfizer-BioNTech

"Penelitian yang dilakukan terhadap manusia yang melalui perawatan kesuburan dan uji coba vaksin COVID-19 tidak menunjukkan adanya hubungan antara vaksinasi COVID-19 dengan tingkat kesuburan yang lebih rendah," tulis para peneliti studi tersebut. Vaksin juga tidak berkaitan dengan peningkatan risiko keguguran.

illustrasi virus Corona. . (Foto- Smithsonian Magazine)
Terinfeksi COVID-19 bisa menurunkan kesuburan singkat pada laki-laki. (Foto: Unsplash/CDC)

"Temuan ini memberikan kepastian bahwa vaksinasi COVID-19 untuk pasangan yang sedang menunggu momongan tidak mengganggu kesuburan," ungkap director of the NIH's Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development, Dr. Diana Bianchi.

Dengan kata lain, vaksinasi COVID-19 tidak akan menjadi halangan bagi pasangan yang sedang ingin memiliki anak. (shn)

Baca Juga:

Vaksin COVID-19 Mengandung Magnet?

#Kesehatan #Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan