Usulan Pemakzulan Gibran Dinilai Wajar dalam Demokrasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
Usulan Pemakzulan Gibran Dinilai Wajar dalam Demokrasi

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (Merahputih.com/Ismail).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai usulan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merupakan hal yang wajar dan sah dalam sistem demokrasi.

Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi usulan sebagian purnawirawan jenderal. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak aspirasi, termasuk pemakzulan wapres.

“Permintaan pemakzulan Gibran semestinya dibaca sebagai ekspresi sebagian anak bangsa,” ujar Jamiluddin kepada wartawan, Minggu (27/4).

Baca juga:

Pengamat Sebut Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo di Pilpres 2029

Menurutnya, ekspresi seperti itu seharusnya dinilai normal dalam negara demokrasi. Ia menegaskan hal tersebut diperbolehkan selama masih berada dalam koridor demokrasi.

“Maka selayaknya pandangan mereka itu dihargai. Anak bangsa lainnya tak seharusnya mencela mereka, apalagi menyudutkannya,” tuturnya.

Meski demikian, ia menolak jika pemakzulan dilakukan melalui cara-cara inkonstitusional seperti kudeta. Menurutnya, tindakan itu tidak sejalan dengan prinsip demokrasi dan harus ditindak tegas.

“Karena itu, permintaan pemakzulan seharusnya dinilai sebagai hal yang normal. Permintaan seperti itu bukan hal terlarang di negara demokrasi,” tegasnya.

Jamiluddin menambahkan, aspirasi para purnawirawan tersebut tidak perlu dianggap berlebihan atau dicurigai sebagai upaya merebut kekuasaan.

“Aspirasi mereka cukup ditampung di MPR dan dilihat apakah permintaan pemakzulan wapres memenuhi syarat,” katanya.

Baca juga:

Prabowo Akan Pelajari Secara Cermat 8 Poin Usulan Forum Purnawirawan TNI yang Salah Satunya Minta Gibran Diganti

Ia juga mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tidak merasa tertekan secara politik atas adanya usulan tersebut.

“Sebab, tekanan semacam itu akan selalu muncul di negara demokrasi. Para purnawirawan jenderal itu sebagai kelompok penekan memang dibolehkan. Hal itu sah di negara demokrasi,” tandasnya.

#Gibran Rakabuming #Wakil Presiden #Pemakzulan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Beredar konten informasi yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Indonesia
Pernyataan Saiful Mujani Dinilai tak Keliru, Rakyat Punya Wewenang Lakukan Pemakzulan
Pembentuk undang-undang telah membagi kekuasaan tersebut secara proporsional, termasuk kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Pernyataan Saiful Mujani Dinilai tak Keliru, Rakyat Punya Wewenang Lakukan Pemakzulan
Indonesia
Wapres Gibran bersama Putranya Jan Ethes dan Sejumlah Menteri Salat Id di Masjid Istiqlal yang Usung Tema ‘Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan’
Adapun Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Id di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Wapres Gibran bersama Putranya Jan Ethes dan Sejumlah Menteri Salat Id di Masjid Istiqlal yang Usung Tema ‘Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan’
Indonesia
Selama Hidup Mendiang Try Sutrisno Terima 19 Tanda Kehormatan, 5 dari Negara Lain
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Karier militernya ditempa melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Selama Hidup Mendiang Try Sutrisno Terima 19 Tanda Kehormatan, 5 dari Negara Lain
Indonesia
Wapres Gibran Kenang 2 Wejangan Mendiang Try Sutrisno
Wapres Gibran mengenang karakter utama Try Sutrisno sebagai sosok teladan yang pengabdiannya menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Maret 2026
Wapres Gibran Kenang 2 Wejangan Mendiang Try Sutrisno
Indonesia
Try Sutrisno Pergi Tinggalkan Teladan Mencintai Negara Tanpa Tapi, Selamat Jalan Sang Penjaga Ideologi Pancasila
Hingga usia senja, semangat pengabdian mantan ajudan Presiden Soeharto ini tidak pernah padam
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Maret 2026
Try Sutrisno Pergi Tinggalkan Teladan Mencintai Negara Tanpa Tapi, Selamat Jalan Sang Penjaga Ideologi Pancasila
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pimpin Upacara Pemakaman Militer Wapres Ke-6 Try Sutrisno
Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wapres Ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Ke-2 Soeharto, meninggal dunia saat dirawat di RSPAD
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Presiden Prabowo Bakal Pimpin Upacara Pemakaman Militer Wapres Ke-6 Try Sutrisno
Indonesia
Cerita Luhut Kenang Try Sutrisno Saat Pembentukan Satuan Den-81 Kopassus
Try Sutrisno memiliki jiwa patriotisme yang sangat besar dan nasionalisme tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai KSAD.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Cerita Luhut Kenang Try Sutrisno Saat Pembentukan Satuan Den-81 Kopassus
Bagikan