Survei 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 19 Persen Responden Nilai Kinerja Belum Memuaskan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Survei 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 19 Persen Responden Nilai Kinerja Belum Memuaskan

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru dalam rangka evaluasi satu tahun kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam survei tersebut, responden diminta menilai kinerja pemerintahan saat ini. Hasilnya, 78,1 persen responden menyatakan puas, sementara 19,3 persen menyatakan tidak puas, dan 2,6 persen memilih tidak tahu/tidak menjawab.

“Ini adalah gabungan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, dalam paparannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Poltracking, Minggu (19/10).

Baca juga:

Jelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Pengamat Singgung Maraknya ‘Bagi-bagi’ Jabatan hingga Ketidakstabilan Politik

Hanta menjelaskan, sejumlah alasan muncul dari kelompok responden yang menyatakan tidak puas.

Beberapa di antaranya adalah ekonomi yang belum stabil, bantuan tidak tepat sasaran, kasus korupsi, harga kebutuhan pokok yang tinggi, serta kurangnya lapangan kerja.

Sementara itu, responden yang menyatakan puas menilai kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran tegas dan berwibawa, bantuan pemerintahan tepat sasaran, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor utama.

Alasan lain yang juga disebut adalah pemberantasan korupsi, kinerja yang nyata, dan jaminan layanan kesehatan.

Dari mereka yang mengaku puas, 22,9 persen menyebut kepemimpinan tegas, berani, dan bertanggung jawab sebagai alasan utama.

Sebanyak 13,4 persen menilai bantuan sosial bermanfaat, sementara 11,4 persen menilai Prabowo dekat dengan rakyat dan membela kepentingan masyarakat kecil.

Adapun penegakan hukum dan pemberantasan korupsi berada di posisi keempat dengan 9,2 persen, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di posisi kelima dengan 8,2 persen responden.

Baca juga:

1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Menhan: Tidak Punya Tanggal Merah

Survei dilakukan pada 3-10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih, dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

#Presiden Prabowo Subianto #Wakil Presiden #Gibran Rakabuming Raka #1 Tahun Prabowo - Gibran #Poltracking Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
Prabowo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (18/1).
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
Indonesia
Jadi Saksi Gibran Traktir 2 Raja Solo, Walkot Respati Janji Jaga Pesan Wapres
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengajak makan siang bersama dua raja kembar Keraton Surakarta di Pasar Klewer.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Saksi Gibran Traktir 2 Raja Solo, Walkot Respati Janji Jaga Pesan Wapres
Indonesia
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Wapres Gibran mengajak makan siang bersama dua raja kembar Keraton Surakarta, PB XIV Hangabehi dan PB XIV Purbaya, di warung sate kawasan Pasar Klewer
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Prabowo disebut mencopot sejumlah menterinya ketika retret di retret, Sentul beberapa waktu lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
Indonesia
UKT Mahal Jadi Sorotan, DPR Apresiasi Pertemuan Prabowo dengan Para Guru Besar
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo mengundang 1.200 rektor dan guru besar. Diharap lahirkan solusi konkret soal mahalnya UKT.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
UKT Mahal Jadi Sorotan, DPR Apresiasi Pertemuan Prabowo dengan Para Guru Besar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Beredar informasi yang menyebut Presiden Prabowo menyetujui usulan Menkeu Purbaya untuk menurunkan harga BBM jadi Rp 7 ribu per liter, cek fakta informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Indonesia
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
Presiden Prabowo mengumpulkan rektor dan guru besar di Istana Negara untuk membahas kondisi geopolitik, pendidikan, dan strategi menuju Indonesia Emas 2045.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Indonesia
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Anggota Komisi VI DPR RI mendukung kritik Presiden Prabowo terhadap direksi dan komisaris BUMN yang merugi namun tetap meminta bonus atau tantiem.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Bagikan