Usai Ditangkap, Oknum Sopir Grab Car Bantah Culik Penumpangnya
Grab Car. Foto; Net
MerahPutih.com - Oknum sopir taksi online Grab yang diduga hendak menculik seorang penumpang perempuan berinisial T (25 tahun) menyebut apa yang terjadi antaranya dan T hanya salah paham semata.
Dalam pemeriksaan yang dijalaninya pasca ditangkap sampai siang ini, Selasa (11/2), pelaku yang belum disebut identitasnya oleh polisi itu mengaku hendak mengantar korban ke lokasi kedua tujuan korban yaitu BSD. Hal itu mengingat dia melihat korban menulis dua lokasi tujuan yaitu Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan dan BSD, Tangerang Selatan.
Baca Juga
Pengemudi Grab Car yang Diduga Nyaris Culik Penumpang Ditangkap
"Keterangan awal si sopir ini memang ada salah, dia (sopir GrabCar) menekan langsung ke BSD sehingga yang tadinya tujuanya mau ke (Jalan) Gunawarman, langsung arahnya kesana (BSD)," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/2).
Hingga kini, lanjutnya, polisi masih mempelajari dulu unsur pidana apa yang dipersangkakan. Polisi mengaku telah menerima laporan korban.
Sementara polisi belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. Karena ada asas praduga tak bersalah sebelum benar yang dilakukn pelaku terbukti penculikan.
"Sekarang masih kita dalami terus ya, jadi ada asas praduga tak bersalah dulu. Masih dipelajari unsur pidana dan apa yang dipersangkakan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial T (25) nyaris jadi korban penculikan. Dia nyaris diculik oleh oknum sopir taksi online Grab.
Berdasarkan data yang dihimpun, awalnya T memesan dari indekosnya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, dengan tujuan ke Darmawangsa, Jakarta Selatan, lalu ke ICE BSD.
Bukannya ke arah Dharmawangsa, sopir taksi online malah membawa T ke arah Jakarta Barat. Sampai akhirnya T makin curiga karena tiba di ruas Jalan Tol Kebon Jeruk arah Tangerang.
Baca Juga
Akhirnya, T mengambil tindakan menekan tombol emergency yang ada di aplikasi Grab. Dia juga mengirimkan lokasinya berada pada kekasihnya. Singkat cerita si sopir panik akan tindakan T sehingga menurunkannya di pinggir tol. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Jual Online 50 Senjata Api Ilegal, Sindikat Pabrik Rumahan Untung Rp 3-5 Juta per Pucuk
Pabrik Senpi Rumahan Terbongkar, Belajar Merakit Sejak 2018 Mulai Dijual Online 2024
Marak Pejahat Bersenjata Api di Wilayah Polda Metro, Ternyata Banyak Dijual Online
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis