Usai Ditangkap, Oknum Sopir Grab Car Bantah Culik Penumpangnya

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 11 Februari 2020
Usai Ditangkap, Oknum Sopir Grab Car Bantah Culik Penumpangnya

Grab Car. Foto; Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Oknum sopir taksi online Grab yang diduga hendak menculik seorang penumpang perempuan berinisial T (25 tahun) menyebut apa yang terjadi antaranya dan T hanya salah paham semata.

Dalam pemeriksaan yang dijalaninya pasca ditangkap sampai siang ini, Selasa (11/2), pelaku yang belum disebut identitasnya oleh polisi itu mengaku hendak mengantar korban ke lokasi kedua tujuan korban yaitu BSD. Hal itu mengingat dia melihat korban menulis dua lokasi tujuan yaitu Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan dan BSD, Tangerang Selatan.

Baca Juga

Pengemudi Grab Car yang Diduga Nyaris Culik Penumpang Ditangkap

"Keterangan awal si sopir ini memang ada salah, dia (sopir GrabCar) menekan langsung ke BSD sehingga yang tadinya tujuanya mau ke (Jalan) Gunawarman, langsung arahnya kesana (BSD)," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/2).

Hingga kini, lanjutnya, polisi masih mempelajari dulu unsur pidana apa yang dipersangkakan. Polisi mengaku telah menerima laporan korban.

Identitas driver Grab Car yang nyaris menculik penumpangnya. Foto: Twitter

Sementara polisi belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. Karena ada asas praduga tak bersalah sebelum benar yang dilakukn pelaku terbukti penculikan.

"Sekarang masih kita dalami terus ya, jadi ada asas praduga tak bersalah dulu. Masih dipelajari unsur pidana dan apa yang dipersangkakan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial T (25) nyaris jadi korban penculikan. Dia nyaris diculik oleh oknum sopir taksi online Grab.

Berdasarkan data yang dihimpun, awalnya T memesan dari indekosnya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, dengan tujuan ke Darmawangsa, Jakarta Selatan, lalu ke ICE BSD.

Bukannya ke arah Dharmawangsa, sopir taksi online malah membawa T ke arah Jakarta Barat. Sampai akhirnya T makin curiga karena tiba di ruas Jalan Tol Kebon Jeruk arah Tangerang.

Baca Juga

Grab Diseret ke KPPU Rugikan Mitra Ojol

Akhirnya, T mengambil tindakan menekan tombol emergency yang ada di aplikasi Grab. Dia juga mengirimkan lokasinya berada pada kekasihnya. Singkat cerita si sopir panik akan tindakan T sehingga menurunkannya di pinggir tol. (Knu)

#GrabCar #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Bagikan