Urosepsis, Risiko Tindakan RIRS tapi Bisa Dicegah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 05 Juni 2024
Urosepsis, Risiko Tindakan RIRS tapi Bisa Dicegah

Ilustrasi pasien. (Foto: Unsplash/National Cancer Institute)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - RIRS atau metode Retrograde intrarenal surgery (RIRS) menjadi salah satu penanganan operasi batu ginjal yang efektif. Metode ini diklaim minim luka dan dapat lebih ampuh mengangkat batu ginjal.

Meski begitu, RIRS tetap memiliki risiko nan perlu diketahui oleh pasien. Dokter Spesialis Urologi Nur Rasyid mengatakan usai tindakan RIRS, penderita batu ginjal bisa berisiko mengalami urosepsis, salah satu komplikasi infeksi saluran kemih.

Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan urine terlebih dulu sebelum melakukan tindakan RIRS.

“Paling penting kalau melakukan RIRS itu adalah apakah urinenya ada bakteri apa gak? Atau itu batunya batu infeksi. Karena ini risiko yang paling kita takutkan kalau kita melakukan RIRS itu,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (5/6).

Baca juga:

RIRS, Solusi Terbaru Pengangkatan Batu Ginjal yang Lebih Efektif

Rasyid mengatakan pemeriksaan kultur urine perlu dilakukan agar mengetahui apakah ada infeksi atau tidak. Ia mengatakan pasien yang terdeteksi mengalami infeksi harus diberikan penanganan dengan pemberian antibiotik.

”Jadi pasiennya dirawat dulu, masuk antibiotik dulu, setelah antibiotiknya dapat satu hari penuh, besoknya harus dikerjakan,” katanya.

Begitu pula pasien yang tidak memiliki tanda-tanda infeksi, pemberian antibiotik juga perlu dilakukan satu jam sebelum menjalani RIRS.

Selain itu, ia menjelaskan risiko urosepsis juga bisa terjadi apabila tekanan dalam ginjalnya tinggi ketika melakukan tindakan RIRS. Ditambah lagi laser RIRS yang terlalu panas, itu juga akan meningkatkan risiko urosepsis.

Baca juga:

Pasien Penyakit Ginjal Kronis Butuh Terapi Obat Anemia

”Nah dengan teknologi sekarang hal-hal itu sebenarnya bisa dicegah, diturunkan suhunya jadi tidak panas, tekanan di dalam ginjalnya jadi tidak tinggi. Itu semua menurunkan risiko terjadinya urosepsis,” ucapnya.

Kendati demikian, Rasyid menyebutkan pasien tidak perlu khawatir mengalami urosepsis asalkan mengetahui pemicu terjadinya infeksi tersebut.

”Kalau bisa dikenali di awal tidak akan terjadi. Kayak saya bilang tadi, itu bisa terjadi kalau sudah jelas ada kondisi infeksi tapi masih dikerjakan (RIRS), tidak diberikan antibiotik yang baik,” tutupnya. (ayu)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Bagikan