Update Terkini Bencana Hidrometeorologi Aceh: 349 Korban Jiwa dan 92 Orang Lainnya Masih Hilang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Update Terkini Bencana Hidrometeorologi Aceh: 349 Korban Jiwa dan 92 Orang Lainnya Masih Hilang

Proses Evakuasi Korban Bencana Alam di Sumatera. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan jumlah korban jiwa terus bertambah akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Hingga Jumat (5/12) malam pukul 19.53 WIB, total 349 orang meninggal dunia dan 92 orang masih dinyatakan hilang.

"Korban meninggal kembali bertambah hari ini berdasarkan laporan dari daerah," ujar Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, dikutip Antara, Jumat (5/12).

Murthalamuddin memaparkan bahwa bencana hidrometeorologi Aceh yang terjadi sejak 18 November 2025 ini telah melanda 18 kabupaten/kota di Aceh. Dampaknya tersebar di 234 kecamatan dan 3.978 gampong (desa).

Baca juga:

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana

Ratusan Ribu Warga Terdampak dan Mengungsi

Jumlah warga yang terdampak mencapai 321.134 Kepala Keluarga (KK) atau 1.404.130 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 194.233 KK (775.346 jiwa) di antaranya harus mengungsi di 824 lokasi.

Selain korban meninggal dan hilang, bencana ini juga mengakibatkan 2.872 jiwa mengalami luka ringan dan 576 orang mengalami luka berat.

Bencana ini juga menyebabkan kerusakan masif pada fasilitas umum dan kerugian harta benda.

Fokus Evakuasi, Pencarian, dan Distribusi Bantuan

Murthalamuddin menjelaskan bahwa saat ini pemerintah bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian korban hilang, sekaligus mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah yang terisolasi.

“Fokus kami saat ini adalah evakuasi, pencarian korban hilang, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang mengungsi,” tegasnya.

Distribusi bantuan untuk korban bencana alam Aceh terus dimaksimalkan lewat berbagai jalur transportasi, termasuk udara dan laut untuk menjangkau daerah terisolasi. Pada Rabu (3/12), distribusi logistik bagi daerah yang belum bisa ditempuh jalur darat, seperti Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur, dikirim melalui laut dan udara.

Baca juga:

Banyak Bupati 'Kabur' saat Aceh Hadapi Bencana Alam, Gubernur Mualem: Kalau Tak Mampu, Serahkan Jabatan!

Sementara itu, wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara dipasok melalui udara menggunakan helikopter, pesawat Hercules, dan lainnya.

"Pemerintah Aceh bersama dengan TNI, Polri, BNPB, dan semua pihak, terus berupaya maksimal untuk menjangkau dan mendistribusikan bantuan kepada seluruh masyarakat," jelas dia.

Dampak Kerusakan Fasilitas Umum dan Harta Benda

Kategori Kerusakan Fasilitas Umum Jumlah Harta Benda Jumlah
Pendidikan Sekolah 243 unit Rumah 115.228 unit
Pondok Pesantren 15 unit
Kesehatan RS/Puskesmas 245 unit
Infrastruktur Jalan 452 titik Lahan Persawahan 65.024 hektare
Jembatan 312 titik Perkebunan 12.513 hektare
Layanan Publik Perkantoran 205 unit
Ibadah Tempat Ibadah 201 unit
#Aceh #Bencana Alam #Bencana Nasional #Bantuan Bencana Alam #Bencana Hidrometeorologi #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
BNPB harus bisa langsung bekerja sama dengan gubernur, bupati, pemerintah daerah, bahkan dengan Polres, Polsek, dan Kodim
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Trauma mendalam akibat bencana dapat menghambat perkembangan intelektual anak jika tidak ditangani oleh tenaga ahli
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
BMKG mencatat sedikitnya ada enam faktor utama yang membuat Bibit 91S ini begitu berbahaya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga fasilitas umum dan lembaga pendidikan keagamaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Teriknya matahari serta suhu udara tinggi sepanjang hari turut memperburuk keadaan karena lokasi lahan yang terbakar di Aceh Barat merupakan lahan gambut.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
Pemerintah untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku perusakan lingkungan dan pihak yang melakukan alih fungsi lahan secara tidak terkendali.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
Bagikan