Umar Kei Buka Suara soal Utang Parkir ke Pasar Jaya, Siapkan Rp 2 Miliar

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Umar Kei Buka Suara soal Utang Parkir ke Pasar Jaya, Siapkan Rp 2 Miliar

Perwakilan PT Mandiri Kreasi Kolaborasi (MKK), Umar Kei Ohoitenan. Foto: MerahPutih/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perwakilan PT Mandiri Kreasi Kolaborasi (MKK), Umar Kei Ohoitenan, menghadiri pemanggilan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta terkait kewajiban pengelola parkir.

Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter serta dihadiri pihak swasta PT MKK di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (24/8).

Umar Kei mengatakan, pertemuan dengan Pansus menjadi ruang untuk mengklarifikasi persoalan utang dan perparkiran.

Baca juga:

Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov

Umar Kei Siapkan Rp 2 Miliar untuk Selesaikan Utang Parkir ke Pasar Jaya

Umar mengungkapkan, telah menyiapkan Rp 2 miliar untuk membantu menyelesaikan utang perusahaan kepada Perumda Pasar Jaya.

Uang tersebut, lanjutnya, telah tersedia di rekening Pasar Jaya. Namun, ia belum membayarkannya karena masih menunggu perhitungan ulang nilai kewajiban dan permintaan diskon.

Saya mau bayar, tapi harus diberikan diskon. Ini bukan PT BMS yang mau membayar, melainkan secara pribadi yang ingin menyelesaikannya.

kata Umar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (24/8)

Menurut Umar, total kewajiban yang hendak ia bantu lunasi mencapai Rp 17 miliar. Ia menegaskan, tidak memiliki utang kepada Pasar Jaya. Utang tersebut, kata dia, terkait dengan sejumlah perusahaan, di antaranya PT BMS, PT MKK, dan PT MBS.

Umar mengaku, bukan pihak yang berkewajiban membayar utang tersebut. Namun, ia memilih turun tangan karena merasa memiliki hubungan dengan PT BMS.

Baca juga:

Pansus Perparkiran DPRD Jakarta Tolak Kenaikan Tarif Pakir Mencekik Warga

"Saya bukan pihak yang berutang. Saya stakeholder. Tapi karena saya pernah diberikan makan oleh PT BMS yang hasilnya berasal dari Pasar Jaya, saya hadir sebagai solusi untuk membantu teman-teman Pasar Jaya membayar utang tersebut," ujarnya.

Ia juga membantah tudingan memiliki utang hingga Rp 40 miliar. Umar meminta tudingan tersebut tidak diarahkan kepadanya ketika ia justru sedang berusaha menyelesaikan persoalan utang.

"Saat Umar Kei mau menjadi orang baik, saya tidak mau difitnah," kata dia.

Pasar Jaya Segera Hitung Ulang Kewajiban yang Harus Dibayar PT MKK

Menurut dia, pertemuan dengan Pansus sekaligus menjadi ruang mengklarifikasi persoalan utang dan perparkiran. Ia mengaku mendapat respons positif dari Pansus dan jajaran Pasar Jaya terkait rencananya menyelesaikan kewajiban tersebut.

Ia juga meminta Pasar Jaya menghitung kembali aturan cap price yang berlaku pada masa pandemi COVID-19. Menurut Umar, perhitungan tersebut diperlukan sebelum menentukan nilai yang harus dibayarkan.

Direktur Keuangan Pasar Jaya, kata Umar, telah menyampaikan dalam rapat bahwa pihaknya akan melakukan penghitungan ulang. Langkah itu membuka kemungkinan adanya penyesuaian nilai kewajiban yang harus dibayar.

Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter mengatakan, persoalan tersebut masih dalam proses pembahasan dan klarifikasi.

Baca juga:

Pasar Jaya Luncurkan Gerakan GEBER di 146 Pasar, Jadi Solusi Pembatasan Sampah ke Bantargebang

Pansus, kata dia, akan memastikan seluruh pihak yang terkait dengan persoalan utang perparkiran mendapat ruang untuk memberikan penjelasan.

"Pansus ingin persoalan ini terang. Kita ingin mengetahui siapa yang memiliki kewajiban, berapa nilainya, dan bagaimana penyelesaiannya," ujar Ahmad Lukman Jupiter.

Menurutnya, itikad pihak yang ingin menyelesaikan kewajiban tetap perlu diapresiasi. Namun, mekanisme pembayaran dan kemungkinan penyesuaian nilai utang harus mengikuti ketentuan yang berlaku di Pasar Jaya. (Asp)

#Perumda Pasar Jaya #Parkir #Tarif Parkir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Umar Kei Buka Suara soal Utang Parkir ke Pasar Jaya, Siapkan Rp 2 Miliar
Perwakilan PT MKK, Umar Kei, mengklarifikasi soal utang parkir ke Pasar Jaya. Pihaknya telah menyiapkan Rp 2 miliar.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Umar Kei Buka Suara soal Utang Parkir ke Pasar Jaya, Siapkan Rp 2 Miliar
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Pansus Perparkiran DPRD Jakarta Tolak Kenaikan Tarif Pakir Mencekik Warga
Pemerintah Provinsi DKI harus mulai membangun sistem perpajakan dan perparkiran yang digital, terintegrasi, transparan, dan dapat diawasi secara real time.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
 Pansus Perparkiran DPRD Jakarta Tolak Kenaikan Tarif Pakir Mencekik Warga
Indonesia
Dishub DKI Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarang di Kawasan Cawang, 4 Mobil Diderek
Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan agar aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Dishub DKI Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarang di Kawasan Cawang, 4 Mobil Diderek
Indonesia
Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Ditertibkan, Dishub Tindak Puluhan Kendaraan
Dishub Jakarta Selatan menertibkan parkir liar di Jalan Senopati dan Gunawarman, Kebayoran Baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Ditertibkan, Dishub Tindak Puluhan Kendaraan
Indonesia
Korlantas Polri Tegaskan Larangan Parkir di Trotoar, Pelanggar Terancam Denda hingga Rp 250 Ribu
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan di trotoar. Pelanggar terancam denda hingga Rp 250 ribu dan ancaman kurungan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Korlantas Polri Tegaskan Larangan Parkir di Trotoar, Pelanggar Terancam Denda hingga Rp 250 Ribu
Indonesia
Trotoar Rasuna Said Jadi Sarang Ojol, Pramono Anung Naik Pitam Panggil Aplikator Ojek Online
Kondisi Jalan HR Rasuna Said menjadi contoh nyata alih fungsi fasilitas publik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Trotoar Rasuna Said Jadi Sarang Ojol, Pramono Anung Naik Pitam Panggil Aplikator Ojek Online
Indonesia
Ternyata, Dishub DKI Perbolehkan Kendaraan di Bahu Jalan Waktu Tertentu di Mayjen Sutoyo
Namun, di lapangan masih ditemukan pelanggaran, yakni kendaraan parkir melebihi kapasitas dan tidak sesuai baris parkir yang telah ditetapkan
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Ternyata, Dishub DKI Perbolehkan Kendaraan di Bahu Jalan Waktu Tertentu di Mayjen Sutoyo
Indonesia
Viral Kasus Motor Ojol Diangkut, Dishub DKI Dorong Penyediaan Parkir Khusus di Gedung dan Mal
Dishub DKI Jakarta akan mengundang pengelola gedung dan operator transportasi daring untuk membahas penyediaan parkir khusus ojol.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Viral Kasus Motor Ojol Diangkut, Dishub DKI Dorong Penyediaan Parkir Khusus di Gedung dan Mal
Fun
10 Lokasi Parkir di GBK Jakarta saat Akhir Pekan 6–7 Juni 2026, Ini Titik Terdekat dengan Venue Acara
GBK Jakarta dipadati konser, pameran, dan turnamen e-sport pada 6–7 Juni 2026. Simak daftar 10 lokasi parkir di kawasan Gelora Bung Karno.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
10 Lokasi Parkir di GBK Jakarta saat Akhir Pekan 6–7 Juni 2026, Ini Titik Terdekat dengan Venue Acara
Bagikan