Ulama Sepuh NU dan Santri Situbondo Dukung Ganjar-Mahfud

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 13 November 2023
Ulama Sepuh NU dan Santri Situbondo Dukung Ganjar-Mahfud

Ulama-Ulama NU. (Foto: MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD bersilaturahmi kepada ssejumlah ulama sepuh NU di Situbondo dan Probolinggo, Minggu (12/11).

Kegiatan ini dilakukan Ketua Deputi Kinetik Teritorial Luki Hermawan dan Wakil Ketua TPN TGB Zainul Majdi.

Baca Juga:

Sandiaga Uno Tanggapi Pencopotan Poster Ganjar di Sumut

Beberapa ulama sepuh yang mereka kunjungi hari itu, adalah Pengasuh Ponpes Syafi’iyah Salafiyah KH Aza’im, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifudin Muhadjir, Pengasuh Ponpes Darul Mubtadi’in KH Faros El-Halimy, dan Pengasuh Ponpes Nurul Jadid KH Hamid.

Dalam seluruh kunjungan tersebut, kata Luki, para kiai sepuh memberikan isyarat dukungan kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024 mendatang.

“Para kiai, guru-guru kami itu memiliki kegelisahan yang sama soal korupsi dan kemerosotan penegakan hukum di negeri ini. Seperti kita tahu, Pak Mahfud adalah pendekar hukum. Jadi arahnya memang isyaratnya pilih Pak Mahfud,” kata Luki, saat ditemui wartawan Minggu, (12/11).

Atas isyarat dukungan tersebut, Luki menyatakan sangat berterima kasih kepada para kiai sepuh NU tersebut. Menurutnya, dukungan dari kiai sepuh NU akan memberi tambahan semangat bagi TPN Ganjar-Mahfud berkompetisi di Pilpres 2024.

“Ada ijazah (do’a) yang secara khusus diberikan Kiai Afifudin kepada Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Sholawat ya tadi ijazahnya. Saya kira ini perhatian yang besar dari seorang kiai khos NU yang saya yakin akan membawa berkah bagi kita semua,” kata Luki.

Ditemui terpisah hari itu, KH Afifudin Muhadjir mengaku memang telah mengenal dekat Mahfud MD. Menurutnya, Mahfud dan dirinya sama lahir di Sampang, Madura.

“…dan (Pak Mahfud) sering ke sini, jadi memang sudah sangat kenal dan kalau diinginkan memilih itu tidak seperti beli kucing dalam karung,” kata pencipta syair 1 Abad NU tersebut, di rumahnya.

KH Afifudin Muhadjir pun menekankan, bahwa yang terpenting bagi ulama-ulama Situbondo adalah penegakan hukum yang adil dan pemberantasan korupsi.

“Ya, ini sudah kelihatan arahnya kemana kan ya,” kata KH Afifudin Muhajir.

Baca Juga:

Survei: Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Dukungan untuk Ganjar Menyusut

Di hari yang sama, TPN Ganjar-Mahfud bersama sejumlah Jurkam Muda pun menghadiri deklarasi dukungan ratusan santri di Situbondo. Acara itu dihadiri pula sejumlah organisasi kepemudaan, yakni IPNU, IPPNU, HMI, PMII, dan GP Ansor.

Dalam acara sharing session setelah deklarasi, Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, TGB Zainul Majdi mengatakan, Ganjar dan Mahfud bukan jenis pemimpin yang dipoles.

"Saya pernah berkhidmat sebagai Gubernur NTB. Ketika melihat tokoh, tidak semata karena polesan. Saya melihat rekam jejak dan penghidmatan dari keduanya (Ganjar-Mahfud)," katanya dalam Sharing session di Gedung Serbaguna Pasir Putih, Minggu (12/11).

TGB melanjutkan, Indonesia ke depan harus melihat kebutuhan. Dari ketiga capres dan cawapres, ada sosok Prof Mahfud MD yang terus menyuarakan keadilan.

"Tanpa keadilan susah wujudkan kemakmuran, " bebernya.

Sementara, Jurkam Muda Ganjar-Mahfud Alvian menyatakan, pasangan Ganjar-Mahfud sebagai calon pemimpin yang sangat mewakili karakter dan semangat anak muda.

“Setidaknya ada dua karakter utama anak muda menurut saya, yakni berani dan setia kawan. Keduanya ada dalam diri Pak Ganjar dan Pak Mahfud,” kata Alvian.

Keberanian Ganjar dan Mahfud, kata Alvian terlihat pada rekam jejak mereka. Ganjar tegas memberantas korupsi selama 10 tahun memimpin Jawa Tengah dan berdampak pada tata kelola pemerintahan yang baik. Sementara Mahfud terlihat dari keberaniannya membongkar sejumlah kasus hukum besar, seperti kasus Sambo.

“Nah ini yang penting, Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini setia. Sama-sama tidak pernah berkhianat kepada siapapun. Saya yakin mereka tidak akan sampai mengkhianati rakyat,” kata Alvian. (Pon)

Baca Juga:

TPN Ganjar-Mahfud: Kami Kesal dan Marah Banyak Kejadian Ciderai Demokrasi

#Ganjar Pranowo #Mahfud MD #Santri #Ulama #Nahdlatul Ulama (NU)
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Berdasarkan informasi valid, pelaku diduga memalsukan identitas dengan mengaku wali dan keturunan nabi untuk memanipulasi serta mengeksploitasi para korbannya.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
DPR Desak Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Praktik Dukun Berkedok Kiai di Pati
Indonesia
Polisi Tangkap Polisi Tangkap Tersangka Pelecehan Santri di Pati, Sempat Kabur ke Luar Kota Ponpes di Pati Pelaku Sempat Kabur ke Luar Kota
Pelaku bahkan sempat berpindah-pindah tempat dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Polisi Tangkap Polisi Tangkap Tersangka Pelecehan Santri di Pati, Sempat Kabur ke Luar Kota Ponpes di Pati  Pelaku Sempat Kabur ke Luar Kota
Indonesia
DPR Desak Penangkapan Pelaku Pelecehan di Ponpes Pati, jangan Sampai Negara Dianggap tak Serius
Hingga saat ini, pengasuh yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 April 2026 itu belum ditahan dan keberadaannya belum diketahui.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
DPR Desak Penangkapan Pelaku Pelecehan di Ponpes Pati, jangan Sampai Negara Dianggap tak Serius
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dinilai Sudah Sistematis
Mafirion mendorong Komnas HAM dan lembaga perlindungan anak lainnya untuk melakukan investigasi independen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dinilai Sudah Sistematis
Indonesia
Komisi III DPR Desak Polri Tangkap Ahmad Al-Misry, Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Saat penetapan tersangka dilakukan, Ahmad Al-Misry telah melarikan diri ke Mesir.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Komisi III DPR Desak Polri Tangkap Ahmad Al-Misry, Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Indonesia
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Mahfud MD menyoroti persoalan klasik yang menghantui birokrasi Indonesia, yakni kebocoran anggaran.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Indonesia
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Proses legislasi perlu dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari publik.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Bagikan