MerahPutih.com - Sebanyak 837 relawan uji klinis III vaksin COVID-19 dari Sinovac China di Bandung, Jawa Barat, memasuki periode monitoring efikasi.
Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan mengatakan, sebanyak 1.620 relawan sudah mendapatkan suntikan pertama dan 1.341 relawan sudah mendapatkan suntikan kedua.
"Saat ini, uji klinis III vaksin COVID-19 masih berjalan sesuai rencana," katanya.
Baca Juga:
Vaksin Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda
Selain itu, beberapa waktu lalu tim dari Badan POM melaksanakan inspeksi ke dua Puskesmas sebagai tempat penyelenggaraan uji klinis vaksin COVID-19.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan, jika vaksin COVID-19 yang akan disuntikkan ke masyarakat telah melalui uji klinis yang benar sehingga dapat dipastikan keamanan dan efektivitasnya.
Pemerintah tidak ingin ada sedikitpun masalah yang berdampak pada masyarakat penerima vaksin dan meminta jajaranya tidak tergesa-gesa dan tetap mengedepankan kaidah ilmiah untuk vaksin COVID-19.
Sebelumnya, sejak penyuntikan pertama awal Agustus lalu, peneliti sudah mendapat para relawan yang telah menjalani dua kali penyuntikan yang hasilnya dari sisi keamanan sudah memuaskan. Pada Januari 2021, hasil uji klinis terhadap relawan angkatan pertama ini sudah bisa dianalisa antibodinya.
Hasil dari pengujian relawan angkatan pertama inilah yang bisa menjadi dasar untuk didaftarkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapat izin produksi. Jumlah relawan angkatan pertama sebanyak 540 orang.
Baca Juga:
Januari 2021, Vaksin COVID-19 akan Diproduksi Massal di Bandung