UI Resmi Buka Pendaftaran UTBK SBMPTN untuk Mahasiswa Baru

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 01 Maret 2019
UI Resmi Buka Pendaftaran UTBK SBMPTN untuk Mahasiswa Baru

Peserta sedang mengerjakan soal SBMPTN (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Universitas Indonesia (UI) mulai membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2019 pada Jumat (1/3) secara online.

Bagi mereka yang ingin masik ke kampus besar Indonesia ini bisa langsung mengunjungi situs http://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id.

"Bagi siswa/i yang ingin mengikuti SBMPTN 2019, maka harus terlebih dahulu menempuh UTBK," kata Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti seperti dilansir Antara, Jumat (1/3).

Ia mengungkapkan pada 2019 ini, UI menerima mahasiswa baru S1 reguler terbanyak melalui SBMPTN dengan kuota sebesar 40 persen atau sebanyak 2.207 kursi.

Untuk mendukung pelaksanaan UTBK SBMPTN 2019, UI turut menyediakan ruang kelas di dalam kampus UI Depok dan Salemba serta menggandeng 26 SMA/SMK Negeri dan Swasta di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Depok sebagai lokasi ujian.

Dengan demikian, total ruangan yang disediakan UI untuk penyelenggaraan UTBK adalah sebanyak 128 Ruang Ujian dengan total jumlah komputer sebanyak 3.860 unit.

Rifelly menjelaskan, untuk kelancaran pelaksanaan UTBK, Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI melakukan sejumlah persiapan, di antaranya, membentuk panitia khusus terkait penyelenggaraan UTBK.

Selain itu juga menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah mitra, mengadakan pelatihan bertahap "real-like situation" di laboratorium-laboratorium komputer bagi para petugas yang terlibat, seperti admin server, teknisi lokal, dan pengawas.

"UI juga menyediakan laboratorium khusus bagi siswa berkebutuhan khusus," katanya.

Pendaftaran UTBK sendiri dilakukan selama dua gelombang, yaitu 1 sampai 24 Maret 2019 dan 25 Maret 1 April 2019. Pada SBMPTN 2019 menggunakan metode ujian yang seluruhnya telah berbasis komputer atau UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

SBMPTN 2019 tidak lagi memberlakukan jenis ujian campuran, melainkan hanya tersedia Saintek dan Soshum.

Adapun materi ujian pada SBMPTN adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) mengukur kemampuan kognitif seperti kemampuan penalaran dan pemahaman umum dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah. Informasi lengkap dapat diakses melalui http://sbmptn.ltmpt.ac.id/.

SBMPTN 2019 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK 2019 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. (*)

Baca Juga: Tahun Depan Pemerintah Rombak Sistem SBMPTN, Begini Perubahannya

#SBMPTN #Universitas Indonesia #Kampus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Universitas Republik Indonesia (URI) resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto dan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan kepemimpinan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menilai rencana penutupan prodi yang dianggap tidak relevan berisiko mengancam kebebasan akademik dan keragaman ilmu pengetahuan.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Habib Syarief: Penutupan Prodi Bentuk Bunuh Diri Intelektual
Indonesia
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Perbuatan tersebut telah mencoreng muruah dunia pendidikan serta profesi kedokteran.
Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Oknum Dokter Kampus Lecehkan Puluhan Mahasiswi, Legislator Desak Pelaku Dihukum Berat
Indonesia
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Prodi yang dianggap kurang relevan sebaiknya direvitalisasi melalui penguatan kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Komisi X Kritik Rencana Kemendiktisaintek, Lebih Tepat Transformasi Bukan Tutup Massal Prodi
Bagikan