Headline

UGM Kembangkan Vaksin yang Ampuh Cegah Diare pada Bayi

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 23 Februari 2018
UGM Kembangkan Vaksin yang Ampuh Cegah Diare pada Bayi

Ilustrasi Vaksin. (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan vaksin rotavirus jenis baru RV3-BB. Vaksin ini memberikan perlindungan lebih awal pada bayi dan anak kecil dari diare akibat rotavirus

Vaksin ini dikembangkan oleh peneliti dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM bersama dengan peneliti dari Mudroch Children’s Research Institute (MCRI) Australia. Hasil penelitian membuktikan vaksin ini mampu menurunkan terjadinya peradangan pada saluran pencernaan (gastroentritis) rotavirus berat pada bayi.

Ketua regional untuk penelitian gastroentrologi anak-anak dan rotavirus di Indonesia, Yati Soenarto mengatakan vaksin rotavirus pertama dikenalkan Ruth Bishop dari MCRI sekitar tahun 1973. Selanjutnya, UGM bersama dengan MRCI berupaya mengembangkan vaksin RV3 oral jenis baru yang diberikan kepada bayi baru lahir.

“Vaksin rotavirus yang telah beredar saat ini hanya dapat diberikan untuk bayi berusia lebih dari 6 minggu. Sehingga bayi-bayi baru lahir masih rentan terhadap infeksi rotavirus. Dengan vaksin jenis baru ini dapat diberikan kepada semua bayi sesaat setelah lahir,” paparnya saat konferensi pers,di FKKMK UGM Yogyakarta, Kamis (22/2).

Yati menyampaikan dengan memberikan vaksin rotavirus sesaat setelah kelahiran bayi diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada bayi dari penyakit mematikan ini pada usia tiga bulan.

Peneliti utama uji klinik vaksin rotavirus Indonesia, Jarir At Thobari menjelaskan vaksin rotavirus jenis baru ini telah diujikan secara klinis di 25 puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Sleman, DIY dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Vaksin diberikan kepada 1.649 bayi pada lima hari pertama usianya hingga usia 18 bulan dalam tiga dosis tunggal.

“Setelah tiga dosis RV3-BB diberikan saat lahir hasilnya 94 persen bayi terlindungi di tahun pertama hidupnya terhadap gastroenteritis rotavirus akut dan 75 persen dari bayi terlindungi hingga usia 18 bulan,” jelas Jarir.

Menurut rencana vaksin ini akan diproduksi secara massal pada tahun 2020 mendatang. Pengembangan dan produksi vaksin ini bekerjasama dengan PT. Bio Farma.

“Vaksin RV3-BB ini juga diharapkan dapat masuk dalam Program Imunisasi Nasional,”tutur Jarir.

Seperti diketahui, rotavirus masih menjadi penyebab diare berat. Secara global rotavirus menyebabkan kematian 215.000 anak di bawah usia lima tahun. Sementara di Indonesia penyakit ini diperkirakan menyebabkan 10.000 kematian anak, 200.000 rawat inap, dan 600.000 rawat jalan setiap tahun.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

#UGM #Pengembangan Vaksin #Vaksinasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Lifestyle
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Moderna cancer vaccine berbasis mRNA menunjukkan hasil positif dalam uji fase 3 untuk melanoma. Simak cara kerja dan peluangnya untuk kanker lain.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Kabakom Ri, Muhammad Qodari, menanggapi penolakan sebagian mahasiswa UGM terhadap kehadiran pejabat pemerintah dalam forum diskusi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Indonesia
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Budiman Sudjatmiko mengungkap kronologi penggerudukan diskusi di UGM yang juga dihadiri Nusron Wahid dan Sudaryono. Sebut forum berakhir setelah situasi memanas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Bagikan