Tumpukan Sampah di Jembatan Kalibata Sudah Berkurang

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 18 November 2015
Tumpukan Sampah di Jembatan Kalibata Sudah Berkurang

Pihak Dinas Kebersihan DKI, berkerja sama dengan TNI, mengangkut tumpukan sampah yang hanyut dari hulu Sungai Ciliwung. (MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Tumpukan sampah kayu yang berada di jembatan Kalibata sudah mulai berkurang. Pihak Dinas Kebersihan DKI, bekerja sama dengan TNI, mengangkut tumpukan sampah yang hanyut dari hulu Sungai Ciliwung ini.

Menurut keterangan yang didapat tim merahputih.com, pihak dinas kebersihan telah mengerahkan 40 personel untuk membersihkan tumpukan sampah kayu tersebut. Selain itu, terdapat dua unit eksavator dan empat perahu karet untuk mempermudah proses pembersihan.

"Ini sudah 40 truk lebih yang mengangkut sampah secara bergantian," ucap Manulu dari Dinas Kebersihan DKI kepada tim merahputih.com di lokasi, Jembatan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (18/11).

Di tempat yang sama, ketua Komunitas Masyawarakat Peduli Ciliwung (Mat Peci), Usman mengatakan sebenarnya proses pembersihan bisa dilakukan dalam kurun waktu satu hari. Namun karena terdapat proyek Dinas Pekerjaan Umum, maka proses pembersihan menjadi terhambat.

"Sebenernya ini bisa cuma sehari, tapi karena ada hambatan jadi molor sampai hari ini," katanya yang sudah dua hari mengontrol jalannya kebersihan tumpukan sampah di Jembatan Kalibata. (yni)

 

BACA JUGA:

  1. Pakar Perkotaan: Pendekatan Budaya Mutlak untuk Pembangunan Jakarta
  2. Pakar Perkotaan: Tangani Masalah Jakarta Tak Cukup Satu Hari
  3. Perbaikan Jalan di Jakarta Molor itu Salah DPRD
  4. Komisi E DPRD DKI Bingung Anggota Komisinya Jadi Tersangka
  5. Pengamat: Sistem Hambat Pembangunan Jalan di Jakarta
#Liputan Khusus #Sungai Ciliwung #Sampah
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Indonesia
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
TPST Bantargebang akan mengolah sampah menjadi energi. Program ini ditargetkan rampung pada 2028.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang Bakal Olah Sampah Jadi Energi, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan