Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bantargebang Setop Terima Sampah Jakarta, Siasat Cerdas RT 11 Gandaria Utara Ini Patut Ditiru

Inovasi warga dari RT 11/RW 07 Kelurahan Cilandak Barat yang menghadirkan kompos keliling (KomLing) untuk mengatasi permasalahan sampah di wilayahnya, Jakarta, Kamis (25/6). ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Deru mesin pencacah memecah keheningan pagi di sudut Jakarta Selatan, menjadi simbol perlawanan warga terhadap ancaman penumpukan limbah kota. Bayang-bayang penutupan total pengiriman pembuangan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang per 1 Agustus 2026 memaksa komunitas lokal memutar otak.

Aroma tidak sedap dari sisa dapur kini tidak lagi menjadi musuh, melainkan komoditas berharga lewat gerakan mandiri tingkat rukun tetangga.

Baca juga:

Gubernur Pramono Janji Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah di Kali

Langkah nyata ini terwujud di RT 11/RW 07 Gandaraia Utara, Kelurahan Cilandak Barat melalui penciptaan alat pengolahan berbasis komunitas. Warga memilih bergerak aktif melakukan aksi jemput bola guna memotong rantai distribusi pembuangan sejak dari ruang masak.

“Inovasi itu diusahakan untuk menyelesaikan masalah sampah dari hulunya. Karena itu, dilakukan upaya jemput bola ke rumah tangga. Kalau itu sudah bisa terselesaikan, mulai dari hulu hingga ke hilirnya, maka sampah tidak sampai menumpuk,”

Ketua RT 11/RW 07 Kelurahan Cilandak Barat, Imam Basori.

Revolusi Enam Jam dan Mesin Smart Geprek

Sistem pengelolaan bertumpu pada armada "kompos keliling" pengangkut limbah organik saban hari. Petugas memasukkan sisa makanan ke dalam mesin pemanas mekanis berkapasitas khusus guna mempercepat pembusukan secara higienis.

Sisa pemrosesan tanah kaya nutrisi tersebut nantinya dibagikan kembali kepada warga sebagai media tanam sayur mayur halaman rumah.

Ketua

Selain sektor organik, pengurus RT membuat terobosan mekanis bernama "smart geprek" untuk mengompresi botol bekas. Alat pemampat mekanis ini memanfaatkan suku cadang aktuator bekas kursi demi menaikkan massa padat material.

Langkah pemadatan terbukti efektif melipatgandakan nilai jual komoditas kering saat masuk ke jaringan pengepul resmi.

Berikut data teknis operasional dan rincian pembiayaan fasilitas pengelolaan mandiri RT 11 Cilandak Barat:

  • Kapasitas Angkut Gerobak: Mampu menampung volume limbah hingga 2,5 meter kubik.

  • Biaya Pembuatan Unit Gerobak: Menghabiskan dana investasi lokal sebesar Rp5.000.000 per unit.

  • Konsumsi Daya Listrik Utama: Mesin pengolahan kompos membutuhkan pasokan daya sebesar 500 watt.

  • Generator Daya Cadangan: Genset pendukung operasional memerlukan suplai tenaga sebesar 800 watt.

  • Durasi Pemrosesan Organik: Limbah dapur berubah wujud menjadi pupuk organik matang dalam waktu 6 jam.

Mengejar Target Zero Sampah Jakarta

Edukasi pemilahan terbukti berjalan lebih mulus saat masyarakat mencium potensi keuntungan finansial dari aktivitas pelestarian lingkungan. Pengurus RT kini aktif menjalin kerja sama erat bersama bank sampah wilayah sekitar demi menjaga stabilitas harga serapan material ekonomis.

“Dengan mengetahui nilai ekonomis sampah, masyarakat bisa teredukasi bahwa sampah itu bisa menjadi tambahan pemasukan. Dengan iming-iming nilai ekonomis, maka masyarakat bisa tergerakkan,” ucap Imam Basori.

Baca juga:

Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik

Skenario jangka panjang mencakup pembuatan mesin reduksi berskala lebih besar demi mengantisipasi lonjakan kuantitas harian. Melalui integrasi hulu-hilir ini, target lingkungan bebas limbah bukan lagi sekadar impian di tengah krisis ruang pembuangan akhir Jakarta.

#Sampah #Truk Sampah #Bank Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Bagikan