Trump Dihujani Ejekan saat Menonton Pertandingan UFC

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 04 November 2019
Trump Dihujani Ejekan saat Menonton Pertandingan UFC

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyaksikan tarung bebas UFC di Madison Square Garden pada 2 November 2019 di New York City. (AFP/Steven Ryan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diteriaki ejeken oleh penggemar olahraga, pada Sabtu waktu AS, saat menyaksikan pertandingan tarung bebas di New York. Hal tak menyenangkan itu terjadi untuk kedua kalinya dalam satu pekan terakhir.

Trump duduk hanya sekitar 5 meter dari arena berbentuk kandang dari tarung bebas UFC, di mana para petarung berbalas menendang dan meninju ke badan dan kepala masing-masing, di Madison Square Garden.

Baca Juga:

Donald Trump Kirim Anak Buahnya ke Indonesia Saat Pelantikan Jokowi

Sang Presiden terlihat bertepuk tangan dan kadang berdiri untuk melihat lebih jelas ke arena ketika penonton lain juga melakukan hal yang sama, di tengah atmosfer laga yang tegang.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump keluar dari helikopter kepresidenan Marine One sebelum berangkat meninggalkan Bandara Internasional O'Hare di Chicago, Illinois, AS, Senin (28/10/2019). ANTARA/REUTERS/Leah Millis/tm
Presiden Amerika Serikat Donald Trump keluar dari helikopter kepresidenan Marine One sebelum berangkat meninggalkan Bandara Internasional O'Hare di Chicago, Illinois, AS, Senin (28/10/2019). ANTARA/REUTERS/Leah Millis/tm

Cemoohan terlontar ketika Trump yang mengenakan jas gelap dan dasi merah, meninjukan kepalan tangannya dan melambaikan tangan ke arah penonton sebelum laga digelar.

Banyak juga penonton yang menyambut pemimpin AS itu. Tidak ada teriakkan "kunci dia" sebagaimana terjadi pada pertandingan baseball World Series akhir pekan lalu.

"Kami lebih senang lagi kalau saja dia tidak ada di sini," kata penonton berusia 50 tahun bernama Anna Torres yang bersama kekasihnya meneriakkan ejekan kepada Trump.

Baca Juga:

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Pijakkan Kakinya di Korea Utara

Tetapi beberapa penonton senang dengan kehadiran presiden yang sedang menjalani pertarungannya sendiri melawan pemakzulan dari kubu Demokrat.

"Tak sopan mengejek dia karena dia itu presiden kita," kata Nico Ferranti (30) kepada AFP, dikutip Antara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan bersama Ibu Negara Melania Trump dan putra mereka Barron di Halaman Selatan Gedung Putih setelah kembali ke Washington dari Bedminster, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (18/8/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas/djo/ama
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan bersama Ibu Negara Melania Trump dan putra mereka Barron di Halaman Selatan Gedung Putih setelah kembali ke Washington dari Bedminster, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (18/8/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas/djo/ama

Belasan orang mengangkat spanduk bertuliskan "Trump/Pence Keluar!" dan "Headlock Him Up" (Piting kepala dia), yang biasa diucapkan saat pertandingan UFC, di luar arena di Manhattan itu.

Di dalam arena tanding, Trump (73) terlihat bersimpati kepada seorang petarung kelas ringan yang mukanya berdarah-darah mukanya karena ditendang lawannya. (*)


Baca Juga:

Parade Besar-Besaran Kemerdekaan AS Dipimpin Langsung oleh Presiden Trump

#Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Bagikan