Tristan Kesyandra Ali Pasha, Siswa SMP Buat Maggot

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 17 September 2020
Tristan Kesyandra Ali Pasha, Siswa SMP Buat Maggot

Saat menerima pengharagaan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Instagram@tristan_9906)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK pernah menyerah dengan kondisi, prinsip ini dianut oleh Tristan Kesyandra Ali Pasha, siswa SMP Negeri 41 Surabaya yang nampak getol mengolah sampah dan barang bekas untuk diberdayakan.

"Yang perlu kalian tahu ya, barang-barang bekas itu selalu kalian buang. Tapi menurut saya barang-barang bekas itu bisa saya olah," papar Tristan dalam postingan akun Instagram tristan_9906 10 Agustus 2019 lalu.

Baca Juga:

Deretan Benda-Benda Daur Ulang Sampah Plastik yang Kece Abis

tristan
Tristan yang sangat peduli dengan lingkungan. (Foto: Instagram@tristan_9906)

Tristan memang kerap mengolah barang bekas menjadi barang yang berguna. Memasuki awal tahun 2020, ia mengubah konsep pengolahan barang-barang bekas menjadi pengolahan sampah organik. "Proyek saya adalah Maggot Pasukan Lalat Tentara Hitam solusi Sampah Organik," ungkap Tristan saat dikonfirmasi, Kamis (17/09).

Poyek yang dijalankan tersebut untuk mengikuti Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020 melibatkan ayahnya setiap hari untuk mengumpulkan sampah organik.

Untuk melancarkan niatnya, sampah organik ia ambil dari warung adopsi sekitar rumahnya dan rumah tetangganya di Jalan Pandegiling nomor 97, Dr. Soetomo, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya.

"Setiap hari saya mengambil sisa sampah di 2 warung adopsi untuk makan maggot (makanan alternatif ikan) rata-rata dapat sampah sebanyak 50 kg," tegasnya.

Jika dihitung setiap hari sebanyak 50 kg dan sudah dijalani sejak Februari sampai September 2020, total sampah organik yang telah diolah Tristan sebanyak 10 ton lebih.

Baca Juga:

Surabaya Punya Teknologi Ubah 1.000 Ton Sampah Sehari Jadi Listrik

tristan
Tristan saat diterima oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. (Foto: Instagram@tristan_9906)

Sebelum mengikuti ajang Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020, Tristan juga sudah mengikuti Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2019 dan Keluarga Zero Waste 2019.

Alhasil, dari kepedulian masyarakat sekitar yang terilhami dari upaya Tristan, maka kini sudah ada 2 Kampung Maggot yang diresmikan.

"Persemian Kampung Maggot diadakan pada Minggu, 30 Agustus 2020 pukul 09.00-11.00," tulis akun tristan_9906. Dari pantauan akun Instagram Tristan, Kampung Maggot berada di Kampung Turi RW 8, yaitu RT 4 dan RT 6, sebagai partisipasinya di ajang Surabaya Smart City on Pandemi 2020.

Tristan yang baru berusia 14 tahun ini banyak mendulang prestasi. Ini berkat kepeduliannya terhadap lingkungan, yang layak dijadikan contoh remaja lain agar lebih mencintai lingkungan dan membuat gerakan positif lainnya. (andika eldon/Surabaya)

Baca Juga:

WFH Bikin Sampah Ibu Kota Turun Ratusan Ton Per Hari

#Ramah Lingkungan #Peduli Lingkungan #Aktivis Lingkungan #Sampah #Daur Ulang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga dikembangkan dengan mengacu pada standar emisi Eropa sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
12 Fasilitas Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Ditargetkan Groundbreaking Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
GRID Cardio Rush mendapat apresiasi dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, setelah menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
Lifestyle
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
GRID Fitness Hub menanam 1.500 bibit pohon di kaki Gunung Gede Pangrango, Sabtu (15/8).
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
Bagikan