PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta

Tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) di samping Rusunawa PIK 2, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (2/1/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi D Dewan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Bun Joi Phiau mendesak agar Gubernur Pramono Anung memberikan perhatian lebih terhadap Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, yang kapasitas penampungnya kian menipis. Menurut Bun, Pemprov DKI sudah tidak bisa lagi menerapkan solusi tambal sulam terhadap masalah-masalah yang terjadi di TPST Bantar Gebang. Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.

"Kita sudah tidak bisa lagi sekadar memperbaiki tembok-tembok, membangun turap-turap, memindahkan tumpukan-tumpukan sampah di sana ketika longsor seperti itu terjadi. Mau diapakan juga TPST tersebut kondisinya sudah nyaris kepenuhan," kata Bun, Jumat (9/1).

Bun menilai Pemprov DKI harus mengatasi permasalahan itu dari hulunya, yaitu dari cara pengelolaan sampah di Ibu Kota terlebih dahulu sebelum dikirim ke TPST Bantar Gebang. "Masalahnya ini ada di hulu. Kita memang belum dapat mengelola sampah kita sedemikian rupanya sehingga yang dikirim ke TPST Bantar Gebang juga bisa berkurang," ujarnya.

Ia mencontohkan kurangnya fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Jakarta. Hal itu sangat disayangkan karena fasilitas TPS3R bisa mengurangi jumlah sampah yang harus dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Baca juga:

TPS Rusunawa PIK 2 Ditutup untuk RTH, Penghuni Buang Sampah Harus ke Rawa Terate


"Sampai dengan November tahun lalu, fasilitas TPS3R hanya ada di 20 titik. Padahal idealnya, fasilitas tersebut harus ada di setiap kecamatan di Jakarta ini," ujar Bun.

Dengan kata lain, masih separuh dari DKI Jakarta yang belum memiliki TPS3R. Bun mendorong agar Pemprov DKI Jakarta memperbaiki permasalahan ini.

"Kami juga mendorong agar Pemprov DKI membentuk lebih banyak lagi Bank Sampah dan BPS (Bidang Pengelolaan Sampah) di tingkat RW (rukun warga). Dengan demikian, besar harapannya kita bisa terus mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang di masa depan," pungkasnya.(Asp)



Baca juga:

Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang

#Sampah #DKI Jakarta #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Bagikan