Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta terus memperkuat upaya pengurangan risiko banjir melalui penanganan sampah di badan air secara menyeluruh, mulai dari wilayah hulu hingga hilir.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengoptimalkan pengoperasian Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) sebagai penyaring awal sampah kiriman sebelum masuk ke aliran sungai di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa meningkatnya intensitas hujan berpotensi membawa sampah dari wilayah hulu, yang dapat menyebabkan penyumbatan sungai maupun saluran air.

Oleh karena itu, SSTBS dioptimalkan sebagai garda terdepan untuk menahan sampah agar tidak memperparah risiko banjir di Ibu Kota.

“Melalui SSTBS, material padat seperti plastik, kayu, dan berbagai jenis sampah lainnya dapat tertahan sejak awal. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut secara berkala oleh petugas agar tidak terjadi penumpukan dan aliran air tetap lancar,” ujar Asep kepada wartawan, Jumat (23/1).

Baca juga:

Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan sampah badan air sejak titik perbatasan kota. Dengan sistem ini, penanganan sampah selama musim hujan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Selain mengoptimalkan SSTBS, DLH DKI Jakarta juga menerapkan pola penanganan khusus selama musim penghujan dengan menyiagakan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir.

Upaya ini diperkuat dengan pengoperasian 29 unit saringan sampah otomatis, serta dukungan sarana pendukung berupa kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portable.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, DLH DKI juga menyiagakan sebanyak 1.790 personel Pasukan Orange. Ribuan petugas tersebut didukung oleh sarana dan prasarana berupa 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, 25 bus toilet, dan 48 toilet portable, serta ribuan peralatan kerja seperti cangkrang, cangkul, sapu, dan plastik sampah.

Baca juga:

Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam

DLH DKI Jakarta berkomitmen melakukan penanganan sampah secara cepat, terintegrasi, dan terkoordinasi guna mendukung pemulihan lingkungan, khususnya di wilayah terdampak banjir. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat juga dinilai menjadi kunci dalam menekan risiko banjir.

“Dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya, masyarakat turut berperan menjaga lingkungan sekaligus bersama-sama mengurangi risiko banjir di Jakarta,” kata Asep.

Ia juga menambahkan, Pasukan Orange Unit Pengelola Sampah Badan Air DLH DKI Jakarta tidak hanya melakukan pengangkutan sampah di badan air, tetapi juga menangani sampah di rumah pompa milik Dinas Sumber Daya Air (DSDA) serta membantu proses evakuasi warga terdampak banjir. (Asp)

#Sampah #Dinas Lingkungan Hidup #Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
DLH DKI Jakarta memperkuat penanganan sampah badan air dari hulu ke hilir, mengoptimalkan saringan sampah dan menyiagakan Pasukan Orange untuk cegah banjir.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Penanganan Sampah Diperkuat, DLH DKI Dorong Pengurangan Risiko Banjir
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Indonesia
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Banjir meluas di Jakarta akibat hujan lebat dan luapan sungai. BPBD mencatat 143 RT dan 16 ruas jalan tergenang, ketinggian air hingga 120 cm.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Indonesia
Pemprov DKI Andalkan Saringan TB Simatupang jadi Filter Raksasa Hadang Sampah Masuk Jakarta
SSTBS diposisikan sebagai garda terdepan untuk memastikan plastik, kayu, dan limbah padat lainnya tidak melenggang bebas ke saluran air Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Pemprov DKI Andalkan Saringan TB Simatupang jadi Filter Raksasa Hadang Sampah Masuk Jakarta
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Indonesia
TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan
TransJakarta terpaksa menghentikan sementara sejumlah rute bus dan Mikrotrans di beberapa area akibat banjir dan genangan yang terjadi sejak Jumat (23/1) pagi.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan
Indonesia
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Sebagian warga memilih bertahan di rumah masing-masing dengan menempati lantai dua, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Indonesia
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
BPBD DKI Jakarta lakukan Operasi Modifikasi Cuaca dengan 800 kg Kalsium Oksida di langit Bogor untuk antisipasi hujan lebat dan banjir.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
Bagikan