Kesehatan

Transformasi Bio Farma Menuju Perusahaan Sains Hayati

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 07 Januari 2023
Transformasi Bio Farma Menuju Perusahaan Sains Hayati

Bio Farma siap bertansformasi menjadi lebih baik. (Foto: Unsplash/Louis Reed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESEHATAN akan selalu menjadi hal penting bagi kehidupan manusia. Pandemi selama dua tahun ini menyadarkan orang bahwa banyak hal menjadi percuma tanpa kesehatan.

Kesehatan modal untuk memulai semuanya. Kesadaran ini bertumbuh seiring masa pandemi. Pada gilirannya, kesadaran ini menumbuhkan kebutuhan akan pengembangan sains untuk kesehatan.

Melihat hal tersebut, induk Holding BUMN Farmasi, Bio Farma, menyatakan siap bertransformasi menjadi sebuah perusahaan sains hayati, ‘Life Science’, menyambut 2023 ini.

“2023 menjadi tahun pembuktian. Kita harus buktikan dan yakinkan kepada semua lapisan stakeholder bahwa Bio Farma adalah raksasa besar yang memiliki pengalaman tinggi,” ungkap Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir dalam keterangan resmi seperti dikutip dari Antara, Jumat (6/1).

Baca juga:

Vaksin Dalam Negeri Indovac, Bio Farma Targetkan Dapat Izin BPOM pada September

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BioFarma (@biofarmaid)

Lebih lanjut, Basyir menjelaskan alih-alih termakan oleh waktu, Bio Farma akan menjadi sebuah perusahaan besar yang bertransformasi menjadi perusahaan life science yang terkemuka. Baik di tingkat nasional maupun global.

Bio Farma berupaya mencapai tujuannya dengan mengeratkan sinergi antara anggota Holding BUMN Farmasi, yaitu Bio Farma sebagai entitas induk dan Kimia Farma serta Indofarma sebagai entitas anak.

“Bersama dalam satu tujuan berkolaborasi menjadikan Bio Farma sebagai Healthcare Ecosystem yang terintegrasi,” lanjutnya.

Salah satu momentum menuju ke arah sebuah healthcare ecosystem adalah peluncuran vaksin COVID-19 IndoVac yang diresmikan oleh Presiden RI beberapa waktu lalu. Sebab, vaksin IndoVac merupakan salah satu hasil nyata kemandirian industri farmasi nasional. TKDN-nya (tingkat komponen dalam negeri) mencapai sembilan puluh persen yang sudah mendapat izin edar darurat/EUA dari BPOM sejak September 2022 lalu.

Baca juga:

Vaksin COVID-19 IndoVac Buatan Bio Farma Suci dan Halal

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BioFarma (@biofarmaid)

Selama kurang lebih tiga tahun ke belakang, dunia, tak terkecuali Indonesia, mengalami sulitnya hidup di tengah pandemi. Selama hampir tiga tahun pula, Bio Farma Group menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi di Indonesia.

Basyir menegaskan, selama bergerak di bidang industri farmasi dan life science, Bio Farma Group telah menunjukkan andil besarnya dalam penanganan dan penanggulangan isu-isu kesehatan di Indonesia. Di antaranya penanganan COVID-19, menyuplai tujuh puluh persen vaksin polio secara global, hingga retail obat-obatan dengan harga yang sangat terjangkau.

“Dengan semakin melandainya kasus COVID-19 di Indonesia, kita patut bangga bisa membawa Indonesia berangsur pulih kembali. Semuanya dilakukan sebagai bakti Bio Farma Group kepada Indonesia,” tutup Basyir. (far)

Baca juga:

Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Hilirisasi di Bio Farma

#Kesehatan #Bio Farma
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan