TNI Gugur di Lebanon, Menlu Sugiono Kecam Serangan Israel dan Desak Investigasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2026
TNI Gugur di Lebanon, Menlu Sugiono Kecam Serangan Israel dan Desak Investigasi

Ilustrasi pasukan TNI penjaga perdamaian PBB. Foto: Dok. Puspen TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono buka suara soal insiden seorang anggota TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL), Praka Farizal Romadhon tewas akibat serangan di Lebanon.

Sugiono mengecam keras serangan Israel yang meluas ke wilayah Lebanon Selatan.

Ia meminta semua pihak mengambil langkah deeskalasi dan mengutamakan negosiasi di meja perundingan.

"Kami mengecam keras insiden ini dan mengecam keras serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan dan kembali meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi dan juga kembali ke langkah-langkah ke meja-meja perundingan," ujarnya kepada wartawan di Tokyo, Jepang, Senin (30/5).

Baca juga:

Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI, DPR: Pelanggaran terhadap Hukum Internasional

Sugiono mengaku telah meminta KBRI Beirut untuk memonitor kondisi prajurit dan mengurus proses pemulasaraan jenazah Praka Rizal.

"Kami menugaskan kepada kedutaan besar kita yang ada di Beirut untuk terus memonitor prajurit-prajurit kita dan menyiapkan langkah-langkah pemulasaraan jenazahnya," ujarnya.

Sugiono juga turut meminta UNIFIL melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden tersebut.

"Kemudian meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa menemukan sumber dari insiden ini," kata dia.

Baca juga:

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Dorong Evaluasi Misi UNIFIL demi Keselamatan Personel

Sugiono menilai dampak perang di kawasan Asia Barat atau Timur Tengah telah memberikan dampak global yang besar.

Dia mengungkit Presiden Prabowo Subianto telah menginisiasi langkah sebagai mediator dalam konflik tersebut agar kesepakatan gencatan senjata dapat dicapai.

"Bapak Presiden juga telah menawarkan untuk menjadi mediator, sehingga upaya-upaya yang mengarah pada deeskalasi dan gencatan senjata itu bisa dilakukan," tutup politikus Partai Gerindra ini. (Knu)

#Menteri Luar Negeri #Sugiono #UNIFIL #TNI #PBB #Lebanon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Sinergi harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Viral di TikTok, truk KDMP Sragen dipakai angkut tebu meski belum memiliki BPKB. Kodim 0725/Sragen langsung turun tangan memberi teguran kepada pengelola koperasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Truk KDMP Belum Punya BPKB Nekat Beroperasi Viral di TikTok, Kodim Semprit Pengelola
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Berharap perhatian yang sama juga diberikan kepada para guru melalui peningkatan gaji dan tunjangan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, DPR Tegaskan Gaji dan Tunjangan Guru Juga Harus Naik
Indonesia
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Keputusan Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia di sektor pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Tukin TNI Naik, Kompetensi personel Harus Meningkat
Indonesia
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Presiden Prabowo Subianto menaikkan tukin prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui dua peraturan presiden
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Komisi I DPR Bela Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Kemhan
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Indonesia
Jenderal TNI Kini Terima Tukin Rp 48 Juta, Jabatan Terbawah di TNI-Kemenhan Rp 2,5 Juta
Kepala Staf Angkatan berpangkat jenderal bintang empat kini menerima tukin Rp 48,61 juta per bulan, jenderal bintang tiga Rp 44,87 juta, sedangkan jabatan terendah mendapat Rp 2,53 juta perbulan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Jenderal TNI Kini Terima Tukin Rp 48 Juta, Jabatan Terbawah di TNI-Kemenhan Rp 2,5 Juta
Bagikan