TKN: Yang Disinggung Jokowi adalah Konsultan dari Rusia Bukan Negara

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 04 Februari 2019
TKN: Yang Disinggung Jokowi adalah Konsultan dari Rusia Bukan Negara

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/jh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com -Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin memberikan klarifikasi terkait pernyataan calon presiden nomor urut 01 tersebut soal 'Propaganda Rusia'.

Wakil ketua TKN, Abdul Kadir Karding, menjelaskan bahwa yang disinggung Jokowi bukan Rusia sebagai negara melainkan konsultan asal Rusia yang menebar ketakutan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Wakil ketua TKN, Abdul Kadir Karding. Foto: ANTARA

"Yang dimaksud itu bukan Rusia sebagai negara, pemerintah, bangsa. Tetapi dugaan dibantu oleh konsultan dari Rusia dengan mengembangkan, strategi politik (Firehouse of Falsehood) menebar ketakutan, pesimisme, dan memproduksi hoaks di tengah masyarakat," kata Karding kepada wartawan, Senin (4/2).

Politisi PKB menegaskan, apa yang disampaikan Petahana Joko Widodo tidak bermaksud menyinggung Rusia sebagai sebuah negara yang berdaulat, tetapi oknum orang asing yang diduga berasal dari Rusia yang menjadi konsultan politik kubu oposisi.

"Jadi yang dimaksud bukan Rusianya, tapi orang Rusia yang menjadi konsultan politik kelompok tertentu. Rusia adalah sahabat indonesia," tuturnya.

Dari bisikan konsultan asing inilah, Karding menduga, pihak oposisi menjalankan strategi Firehouse of Falsehood di Pilpres 2019.

"Dibangunlah pesimisme, membangun ketakutan, memproduksi hoaks sebanyak-banyaknya dan berupaya mencungkirbalikan semua data dan fakta yang ada dan itu bisa memberi pengaruh kepada masyarakat. Terutama dalam memilih," terangnya.

Atas dasar itulah, tambah Karding, Jokowi menyampaikan kekhawatiran nya kepada masyarakat.

"Jangan sampai beberapa kejadian di negara lain bisa terjadi di Indonesia. Di mana politik yang dibangun itu adalah politik dengan strategi yang kita sebut dengan firehouse of falsehood atau teori politiknya itu post truth," imbuhnya.

Sebelumnya melalui akun twitter resmi @RusEmbJakarta, pihak Rusia menanggapi pernyataan Petahana Jokowi soal "Propaganda Rusia".

Dalam cuitannya, Kedubes Rusia menegaskan tidak ikut campur urusan politik dalam negari Indonesia.

Presiden Jokowi. Foto: Biro Setpres

"Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami." tulis akun tersebut, Senin (4/2).

Dalam akun yang sama, pihak Dubes Rusia juga menjelaskan bagaimana istilah ini "propaganda rusia" direkayasa dalam kampanye pemilu preaiden AS, 2016 lalu.

"Sebagaimana diketahui istilah “propaganda Rusia” direkayasa pada tahun 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas," terang pihak Kedubes. (Fdi)

#Abdul Kadir Karding #Presiden Jokowi #Rusia
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda MR bergabung menjadi tentara bayaran Rusia dalam konflik dengan Ukraina, serta kini bertugas di wilayah Donbass
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Indonesia
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Bripda Muhammad Rio telah diberhentikan tidak dengan hormat setelah melakukan pelanggaran disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Indonesia
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Anggota Brimob Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio dilaporkan desersi membelot bergabung dengan tentara bayaran Angkatan Bersenjata Rusia dalam konflik di Ukraina.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Dunia
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
“Rencana ini tidak memaksa Ukraina mengakui Krimea dan Donbas sebagai wilayah Rusia.”
Wisnu Cipto - Kamis, 20 November 2025
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Dunia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Pabrik Elektromekanis Kizlyar dijatuhi sanksi Uni Eropa pada 2024 karena memproduksi peralatan pesawat untuk militer Rusia dalam konflik dengan Ukraina.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
 Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
Dunia
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat untuk memulai lagi proses pengujian senjata nuklir setelah 33 tahun dihentikan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
AS Tidak Punya Penangkal Rudal Burevestnik Milik Rusia
Dunia
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya telah berhasil melakukan uji coba drone bawah laut bertenaga nuklir, Poseidon
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Putin Umumkan Uji Coba Drone Poseidon Sukses, Rudal Nuklir Antarbenua Terkuat Rusia
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
DPR Sahkan UU Ekstradisi RI-Rusia
DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia mengenai Ekstradisi menjadi UU.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
DPR Sahkan UU Ekstradisi RI-Rusia
Bagikan