Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Muhammad Rio, bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia sebagai tentara bayaran. Foto: IST/Medsos
MerahPutih.com - Personel Brimobda Polda Aceh, Bripda MR, diberitakan melakukan disersi atau meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan dan diketahui telah berada di luar negeri.
Bripda MR juga diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia serta disebut-sebut berada di wilayah Donbass, kawasan yang dikenal sebagai salah satu daerah konflik antara Rusia dan Ukraina.
Desersi dan Gabung Tentara Bayaran Rusia
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyatakan Bripda MR, kini resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah melakukan disersi dan diduga bergabung dengan barisan tentara bayaran Rusia di wilayah Donbass, Ukraina.
Baca juga:
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
"Putusan sidang berupa sanksi administratif Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH," kata Joko, dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (17/1).
Bripda MR Kirim WA Pamer Gaji
Menurut dia, Bripda MR sempat mengirimkan pesan WhatsApp (WA) kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, serta PS Kasubbagrenmin pada 7 Januari 2026.
Isi pesan WhatsApp tersebut berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan yang bersangkutan telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia.
”Serta menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima (Bripda MR) dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah,” imbuh Joko.
Baca juga:
Sosok Satria Arta Kumbara, Mantan Marinir TNI AL yang Kini Jadi Tentara Bayaran Rusia
Pernah Terlibat Kasus Selingkuh dan Nikah Siri
Joko menambahkan sebelumnya yang bersangkutan juga telah memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri.
“Putusannya saat itu sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di pelayanan markas atau Yanma Brimob. Putusan melalui sidang KKEP tertanggal 14 Mei 2025,” tandasnya. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
100 Anggota 'Pasukan Khusus' Brimob Polri Beraksi, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Bencana di Tapanuli Tengah
Brimob Bersihkan Gereja Katedral dari Bahan Peledak Berbahaya, Jamin Perayaan Natal 2025 Kondusif
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Ancaman Kejahatan Kian Kompleks, Kapolri Minta Brimob Perkuat Kemampuan Global
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang
BNN dan Brimob Gerebek Kampung Bahari, 18 Kartel Narkoba Berhasil Ditangkap