Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia

Ilustrasi. (Foto: ANTARA/REUTERS/Nick Oxford)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang regulasi tambahan serta skema khusus untuk melancarkan rencana impor minyak mentah asal Rusia. Langkah ini bertujuan mengamankan pasokan energi nasional sekaligus menjaga kepatuhan bisnis dalam negeri di pasar internasional.

Itu nanti akan didukung juga dengan regulasi tambahan,

ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman dikutip Antara, Kamis (21/5).

Pemerintah memerlukan payung hukum baru karena produk minyak asal Rusia membutuhkan penanganan serta perlakuan spesifik.

Baca juga:

Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi

PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya, sehingga perusahaan wajib menghindari segala bentuk pelanggaran regulasi internasional. Keterikatan Pertamina pada aturan global tersebut mendorong Kementerian ESDM merumuskan formula transaksi paling aman.

“Pertamina dalam berbisnis menggunakan global bond. Itu harus menghindari hal-hal dapat melanggar global bond-nya dia. Makanya, skemanya sedang diproses,” kata Laode menambahkan.

Dua Opsi Skema Transaksi Minyak Rusia

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot menyatakan pemerintah menggodok regulasi untuk mengatur rencana impor 150 juta barel minyak mentah Rusia. Saat ini tim teknis mempertimbangkan dua jalur masuk komoditas tersebut ke tanah air.

Opsi pertama menunjuk langsung Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pelaksana impor. Opsi kedua memanfaatkan peran Badan Layanan Umum (BLU) sebagai kepanjangan tangan pemerintah.

Baca juga:

Direktur Pertamina International Shipping Hadapi Sidang Putusan Dugaan Korupsi Minyak Mentah

Yuliot menilai skema BUMN memiliki konsekuensi risiko bisnis tersendiri atas sanksi internasional. Pemanfaatan jalur BLU berpotensi memberikan fleksibilitas lebih tinggi, terutama sektor pembiayaan.

Kebijakan ini merupakan implementasi nyata hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Rusia beberapa waktu lalu. Pemerintah menargetkan pasokan total 150 juta barel minyak mentah masuk secara bertahap ke kilang domestik. Seluruh proses pengiriman terjadwal rampung akhir tahun 2026 mendatang.

#Harga Minyak Dunia #Rusia #ESDM #Kementerian ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Indonesia
Jaga Daya Beli, Tarif Listrik Juli-September 2026 Nonsubsidi Dipastikan Tidak Naik
Tarif tenaga listrik bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap diberikan subsidi listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Jaga Daya Beli, Tarif Listrik Juli-September 2026 Nonsubsidi Dipastikan Tidak Naik
Indonesia
Bahlil Resmi Berlakukan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026, Ini Aturan dan Sanksinya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi memberlakukan kebijakan biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026. Simak isi aturan, kewajiban badan usaha, sanksi, serta masa transisi dari B40.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Bahlil Resmi Berlakukan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026, Ini Aturan dan Sanksinya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Indonesia
Kementerian ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah
Kementerian ESDM menyatakan harga BBM nonsubsidi berpotensi turun jika harga minyak dunia melemah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Kementerian ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah
Bagikan