Kementerian ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Kementerian ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah

Ilustrasi bahan bakar minyak. Foto Magnific

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mengindikasikan adanya peluang penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi apabila harga minyak mentah dunia mengalami penurunan.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi pada dasarnya mengikuti pergerakan harga minyak di pasar internasional.

"Apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya, ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan, mau tidak mau, tidak terhindarkan harga BBM non-subsidi harus menyesuaikan dengan harga keekonomiannya," ujar Dwi di kantor Bakom, Jakarta, Rabu (17/6).

Baca juga:

Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya

Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Mekanisme Pasar

Dwi menekankan bahwa penetapan harga BBM nonsubsidi, baik yang dijual oleh Pertamina maupun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, mengikuti mekanisme harga pasar.

Menurut dia, pergerakan harga minyak mentah dunia menjadi faktor utama dalam menentukan harga jual BBM nonsubsidi di dalam negeri.

Mau berapa pun harga minyak mentah dunia, mau tidak mau BBM non-subsidi harus mengikuti harganya,

Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia.

Meski demikian, Dwi mengakui bahwa saat ini masyarakat masih menghadapi kenaikan harga BBM nonsubsidi yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

"Namun balik lagi, kita tahu kondisi saat ini kenaikan harga BBM non-subsidi ini memang sudah berlangsung," tutur Dwi Anggia yang juga mantan penyiar TV ini.

Baca juga:

Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak

Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Pemicu Kenaikan Pertamax

Sebagai informasi, lonjakan harga minyak mentah dunia yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah serta pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama di balik penyesuaian harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter.

Sebagai produk BBM komersial nonsubsidi, Pertamax ditetapkan berdasarkan pergerakan harga pasar internasional dan mengikuti formula harga yang diatur pemerintah. (Knu)

#BBM Nonsubsidi #ESDM #Pertamax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dibanding Buat Singapura, Pemerintah Pastikan Utamakan Pasokan Gas Buat Domestik
Pemerintah masih mempertimbangkan perkembangan kebutuhan energi nasional dalam menentukan kebijakan ekspor gas ke depan, termasuk kemungkinan penyesuaian pengiriman LNG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Dibanding Buat Singapura, Pemerintah Pastikan Utamakan Pasokan Gas Buat Domestik
Indonesia
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Selain gas pipa, ia menyampaikan Indonesia juga memasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Singapura sebanyak sekitar 146 kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun
Waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan stok Pertalite kembali di kisaran 20 hari seperti sebelumnya diperkirakan memakan waktu kurang lebih sepekan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Warga Tak Lagi Beli Pertamax, Stok Pertalite Menurun
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Kembali Naik, Siap Siap Harga Komoditas Pangan Bisa Meningkat
Dampak tidak langsung melalui kenaikan biaya logistik dan produksi justru perlu lebih diperhatikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga BBM Nonsubsidi Kembali Naik, Siap Siap Harga Komoditas Pangan Bisa Meningkat
Indonesia
Update Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Tak Berubah, Harga Dexlite dan Pertamina Dex Naik
Harga sejumlah BBM nonsubsidi naik mulai 1 September 2026. Simak harga Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Shell V-Power Diesel dan lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Update Harga BBM 1 September 2026: Pertamax Tak Berubah, Harga Dexlite dan Pertamina Dex Naik
Berita
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Tarif listrik per kWh 24-31 Agustus 2026 tetap. Cek tarif listrik PLN terbaru untuk 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA hingga 6.600 VA ke atas.
ImanK - Senin, 24 Agustus 2026
Tarif Listrik per kWh 24-31 Agustus 2026, Cek Harga Semua Golongan
Bagikan