Konsumsi Pertamax Turun, Pertamina Tambah Stok Pertalite 18 Persen di Momen Libur Sekolah

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Konsumsi Pertamax Turun, Pertamina Tambah Stok Pertalite 18 Persen di Momen Libur Sekolah

Warga mengantre BBM Pertalite di Solo, Senin (22/6). (Foto: Merahputuh.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut konsumsi Pertamax turun setelah penaikan harga menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, untuk mencukupi kebutuhan stok bahan bakar minyak (BBM), Pertamina menambah jenis Pertalite di seluruh SPBU sebesar 10-18 persen untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama masa libur sekolah.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR of PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan DIY M Taufiq Kurniawan mengatakan langkah tersebut dilakukan seiring dengan momentum pembagian rapor dan dimulainya masa libur sekolah dalam dua pekan mendatang.

“Kami mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi dengan menambah stok Pertalite di SPBU sekitar 10 sampai 18 persen terutama di musim libur sekolah,” kata Taufiq, Senin (22/6).

Ia mengatakan penambahan stok itu mengacu pada tren konsumsi tahun sebelumnya, termasuk peningkatan mobilitas masyarakat saat musim liburan.

Baca juga:

Antrean di SPBU Kian Panjang, Warga Beralih Dari Pertamax ke Pertalite



Evaluasi distribusi, kata dia, dilakukan setiap hari untuk memantau pola konsumsi di lapangan. Ia pun menyiapkan sejumlah langkah operasional di SPBU, antara lain penambahan petugas marshalling atau pengatur antrean untuk menjaga kelancaran layanan, serta penyediaan air minum dalam kemasan (AMDK) gratis bagi konsumen Pertalite.

Dari sisi distribusi, Pertamina Patra Niaga Jawa Tengah dan DIY juga mengoptimalkan suplai BBM dari hulu dengan siaga 24 jam.

Kami menyalurkan BBM tanpa mengenal waktu, bahkan sampai dini hari. Stok juga dimonitor secara real time melalui sistem digital, CCTV, dan automatic tank gauge, sehingga sebelum habis sudah kami suplai kembali.

M Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, dan CSR of PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan DIY



Pertamina juga mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk memantau lokasi SPBU terdekat dan menghindari penumpukan antrean. Di sejumlah SPBU, papan informasi juga akan ditambah untuk memudahkan konsumen.

Taufiq menambahkan kenaikan konsumsi Pertalite belum dapat dipastikan sebagai dampak langsung dari penyesuaian harga Pertamax pada 10 Juni lalu. Menurut dia, dibutuhkan waktu minimal satu bulan untuk melihat tren pergeseran konsumsi secara akurat. “Kalau data pergeseran pasar, kami belum bisa menyimpulkan. Namun, dari sisi suplai, tetap kami tambah dan kami evaluasi setiap hari,” kata dia.

Sementara itu, konsumsi BBM selama libur sekolah diperkirakan meningkat sekitar 1,7 persen di Jawa Tengah dan hingga 7 persen di DIY, seiring dengan peningkatan aktivitas sektor wisata. Adapun untuk pasokan elpiji, Pertamina mencatat kenaikan relatif kecil pada periode liburan, yakni sekitar 1–3 persen secara total, dengan lonjakan lebih tinggi pada produk nonsubsidi yang diperkirakan mencapai sekitar 15 persen, terutama di sektor restoran.

“Kami memastikan distribusi LPG tetap berjalan normal dengan penambahan pasokan sesuai kebutuhan, meski tidak sebesar BBM jenis gasoline.

Terkait dengan isu kelangkaan BBM di sejumlah daerah, Pertamina menegaskan informasi tersebut tidak benar.

"Kami imbau masyarakat tidak panik. Stok aman, suplai berjalan 24 jam, dan tidak ada SPBU yang sampai kosong,” tegasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite


#Solo #Pertalite #Pertamax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
BBM nonsubsidi memiliki bobot yang relatif kecil dalam keranjang Indeks Harga Konsumen dibandingkan BBM bersubsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
Indonesia
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
108 siswa SDII Al Abidin Solo keracunan massal. SPPG Yayasan Al Abidin ditutup sementara
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
Indonesia
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi menegaskan pembangunan pagar sekliling mal bukan ramalan ancaman, melainkan penataan akses.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Indonesia
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Penyesuaian ini juga karena tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Bagikan