Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Sudah Deal, Rusia Janji Tetap Kirim Minyak ke RI di Tengah Sanksi Uni Eropa

Presiden RI, Prabowo Subianto, ketika bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin. Foto: Dok. Setkab RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rusia menegaskan komitmennya untuk tetap memasok minyak dan gas ke Indonesia meski menghadapi sanksi baru dari Uni Eropa.

“Kami siap memasok minyak dan gas kepada teman-teman kami, dan Indonesia adalah salah satu mitra strategis. Jadi, kami mengikuti perjanjian-perjanjian ini,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, kepada awak media, dikutip Antara, Rabu (6/5).

Baca juga:

Bahlil Lapor Prabowo, Berhasil Amankan Pasokan Minyak Dari Rusia

Sanksi Uni Eropa ke Rusia

Uni Eropa pada 23 April lalu mengumumkan paket sanksi baru terhadap Rusia yang mencakup 36 daftar sektor energi, termasuk eksplorasi, ekstraksi, penyulingan, dan transportasi minyak.

Dua pelabuhan Rusia, Murmansk dan Tuapse, serta Terminal Minyak Karimun di Indonesia, masuk dalam daftar karena dianggap terkait penghindaran sanksi.

Baca juga:

Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Masing Masing Selama 2 Hari di Waktu Berbeda

Kepada media di Jakarta, Tolchenov menilai sanksi Uni Eropa terhadap negaranya itu ilegal. “Hanya Dewan Keamanan PBB yang dapat menerapkan sanksi terhadap negara berdaulat,” imbuhnya.

Meski begitu, Tolchenov menegaskan komitmen kesepakatan energi antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan mitra di Moskow yang sudah tercapai harus dijaga.

Untuk itu, Tolchenov memastikan negaranya akan memenuhi kesepakatan yang sudah diteken kedua belah pihak. “Sekarang kita hanya perlu melihat bagaimana cara mengimplementasikan kesepakatan-kesepakatan tersebut,” tandasnya.

Baca juga:

Diam Diam AS Cari Cara Berikan Sanksi Anyar ke Iran dan Rusia

Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia

Pada 2 Mei lalu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan impor minyak mentah dari Rusia merupakan bagian dari strategi menjaga pasokan energi nasional.

Kesepakatan yang dicapai dalam kunjungan satu hari rombongan Presiden Prabowo itu, berupa komitmen impor sebesar 150 juta barel minyak dari Rusia yang akan dilakukan bertahap hingga akhir 2026. (*)

#Minyak Mentah #Rusia #Uni Eropa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Bagikan