TKI Meninggal Dunia dalam Taksi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 Maret 2018
TKI Meninggal Dunia dalam Taksi

Ilustrasi. (Istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang Tenaga Kerja Indonesia asal Rhee Loka, Rhee, Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hendrawan (27) meninggal dunia dalam taksi saat dalam perjalanan hendak mengurus paspor ke KBRI Kuala Lumpur, Rabu (28/3).

Almarhum yang tidak memiliki dokumen itu ingin membuat paspor untuk pulang ke Indonesia. Dia diantar kawannya bernama Zubaidi yang sama-sama bekerja di ladang Negara Bagian Pahang ke KBRI Kuala Lumpur di Jalan Tun Razak.

Zubaidi, seperti dilansir Antara, mengetahui kalau Hendrawan sedang sakit namun dia tidak mengetahui penyakitnya.

Mereka tiba di Kuala Lumpur dari Pahang Selasa (27/3) kemudian menginap di salah satu hotel di kawasan Jalan Chow Kit, Kuala Lumpur.

Keduanya dibantu Afrizon bin Sudar dalam pengurusan dokumen ke kedutaan.

Beberapa tenaga kerja wanita yang dideportasi bersama bayinya memasuki ruang Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) di pelabuhan Pelindo I Dumai, Dumai, Riau, Kamis (8/3). (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid)
Beberapa tenaga kerja wanita yang dideportasi bersama bayinya memasuki ruang Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) di pelabuhan Pelindo I Dumai, Dumai, Riau, Kamis (8/3). (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid)

Karena Hendrawan terlihat sudah tidak kuat berdiri Afrizon kemudian mengupayakan kursi roda.

Rabu pagi (28/3) sekitar jam 09.30 waktu setempat mereka bertiga menaiki taksi menuju KBRI Kuala Lumpur dan saat hampir sampai tujuan Hendrawan diketahui sudah meninggal dunia.

Begitu taksi tiba di depan KBRI Kuala Lumpur mereka segera lapor polisi di pos penjagaan. Unit forensik Polis Diraja Malaysia (PDRM) kemudian memeriksa jenazah yang terduduk di kursi penumpang belakang.

Polisi juga memeriksa para saksi termasuk pengemudi taksi. Jenazah kemudian dievakusi pihak polisi untuk dibawa ke Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab meninggalnya Hendrawan.

Menurut Zubaidi, saudara Hendrawan yang bekerja di Negara Bagian Johor sudah dikabari dan akan mengurus jenazahnya. (*)

#Malaysia #TKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Hasil pemeriksaan menunjukkan MS positif mengonsumsi MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Indonesia
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
hasil pengamanan pilot ke Bareskrim Polri dan dilakukan tes urine dengan hasil mengejutkan bahawa yang bersangkutan positif menggunakan sabu, ekstasi (ineks), dan kokain. ​
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bagikan