Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup

Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mulai berdampak hingga ke Malaysia. Sebanyak 108 sekolah di distrik Serian, Sarawak, ditutup sementara setelah kualitas udara memburuk dan masuk kategori tidak sehat.

Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia. Kantor berita nasional Malaysia, Bernama, melaporkan keputusan tersebut mengacu pada rekomendasi komite manajemen bencana negara bagian.


Kebakaran di Wilayah Perbatasan Malaysia dan Indonesia


Dalam laporan Bernama, Kementerian sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Hidup (NRES) kabut asap yang melanda kawasannya bukan hanya dari Kalimantan, melainkan juga kebakaran lokal yang ada di kawasan Malaysia.

Kebakaran lokal tepatnya ada di tempat pembuangan sampah di bawah pengawasan Dewan Kota Sibu (SMC), yang melibatkan area seluas sekitar 1,5 hektare.

Baca juga:

Besok Wisata Bromo Dibuka Lagi Usai 13 Hari Kebakaran, Tiket Masuk Sudah Bisa Dipesan Online!


"Kebakaran hutan dan semak di Sri Aman juga dilaporkan melanda area seluas sekitar 100 hektare, dengan operasi pemadaman masih berlangsung di kedua lokasi tersebut," ungkao NRES dalam pernyataan, dikutip Kamis (20/8).

Berdasarkan pemantauan satelit oleh Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) kemarin, total 12 titik panas terdeteksi di Malaysia, yaitu satu di Pahang dan 11 di Sarawak, jika dibandingkan dengan 60 titik panas di Sumatra dan 354 di Kalimantan

Kualitas udara di Serian sempat mencapai angka 198 berdasarkan indeks kualitas udara Malaysia. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat. Sejumlah wilayah lain di Sarawak yang berbatasan langsung dengan Indonesia di Pulau Kalimantan juga mencatat kualitas udara tidak sehat.

Kondisi tersebut terjadi ketika titik panas di Kalimantan masih terpantau dalam jumlah tinggi. Berdasarkan laporan Asean Specialised Meteorological Centre (ASMC) pada 15 Agustus, terdapat 132 titik panas di Kalimantan, sedangkan Sumatra mencatat 115 titik panas.

Kabut Asap Pekat Selimuti Banjarbaru

Di Indonesia, kabut asap juga menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarbaru. Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas karhutla selama musim kemarau.

Kementerian Kehutanan sebelumnya melaporkan 73 titik panas dengan tingkat kepercayaan medium terdeteksi di Kalimantan Selatan berdasarkan pemantauan satelit NASA-NOAA20 pada 12 Agustus.

Kabut asap di Banjarbaru bahkan membuat jarak pandang warga menurun drastis. Sejumlah pengendara dilaporkan kesulitan melihat kendaraan di depan mereka sehingga sebagian memilih menghidupkan klakson memberi tanda ke pengendara lainnya dan menekan kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan.

Kondisi udara juga menjadi perhatian karena konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Banjarbaru dilaporkan mencapai 389,4 mikrogram per meter kubik pada Rabu (19/8) pukul 07.00 WITA. Angka tersebut berada pada level yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan.

Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap mengeluhkan mata perih, batuk, hingga sesak napas.(Tka)

Baca juga:

BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla



#Kebakaran Hutan #Kalimantan #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
El Nino kuat memicu kebakaran hutan seluas 107.000 hektar. Presiden Prabowo instruksikan penanganan karhutla maksimal dengan koordinasi lintas lembaga, armada udara, dan opsi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Hutan Indonesia Terbakar, Ini Arahan Presiden Prabowo 
Indonesia
Menteri LH Klaim Jumlah Kebakaran Hutan Turun Tiap Tahun
Penurunan kebakaran karhutla dipengaruhi intervensi pemerintah melalui pembuatan canal blocking di daerah yang berpotensi mengalami kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Menteri LH Klaim Jumlah Kebakaran Hutan Turun Tiap Tahun
Indonesia
Ratusan Personel Gabungan Kewalahan Atasi Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede
Sinergi pemadaman melibatkan unsur TNI/Polri, Pemadam Kebakaran Cianjur, BPBD Cianjur, serta puluhan relawan organisasi maupun perorangan
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Ratusan Personel Gabungan Kewalahan Atasi Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Hasil pemeriksaan menunjukkan MS positif mengonsumsi MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Indonesia
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
hasil pengamanan pilot ke Bareskrim Polri dan dilakukan tes urine dengan hasil mengejutkan bahawa yang bersangkutan positif menggunakan sabu, ekstasi (ineks), dan kokain. ​
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
3 Kali Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba, Upah Rp 220 Juta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bagikan