Kesehatan

Tips Ampuh Kurangi Risiko Gigi Berlubang Saat Puasa

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 17 April 2022
Tips Ampuh Kurangi Risiko Gigi Berlubang Saat Puasa

Kenali beberapa tips untuk mengurangi risiko gigi berlubang (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GIGI berlubang merupakan kondisi gigi yang rusak karena terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel). Kondisi tersebut disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut, lantaran sering mengonsumsi makanan manis dan tidak menjaga kebersihan mulut. Nah, di ramadan ini tentu kamu pasti jadi sering mengonsumsi makanan manis ketika berbuka. Lantas bagaimana agar kamu terhindar dari gigi berlubang di ramadan ini?

Untuk mencegah risiko gigi berlubang, drg. Rosdiana Nurul Annisa, Sp.KG dari RS Pelni menjelaskan agar kamu menyantap makanan beserat pada saat sahur dan berbuka puasa selama Ramadan. Menurutnya, hal itu bisa membantu mengurangi risiko terjadinya karies atau gigi berlubang.

Makanan berserat bisa mengurangi risiko gigi berlubang (Foto: pixabay/silviarita)

Baca Juga:

Tips Ampuh Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut saat Berpuasa

"Perbanyak makanan berserat seperti buah dan sayur karena saat mengunyah makanan tersebut, ada stimulasi pengeluaran air liur," kata Rosdiana seperti yang dikutip dari Antara.

Dokter Rosdiana menjelaskan air liur berfungsi untuk membersihkan rongga mulut, sehingga memunculkan risiko karies atau gigi berlubang. Lubang pada gigi bisa memengaruhi kesehatan, karena mulut merupakan tempat masuknya bakteri.

Bahkan, gigi berlubang yang kian parah, bisa menyebabkan peradangan, dan membuat pembuluh darah dalam mulut terbuka, dan bisa dimasuki bakteri. Setelah masuk ke sirkulasi darah, mikroorganisme akan masuk ke organ tubuh lain.

Menurut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kementerian Kesehatan, jumlah buah serta sayur yang dibutuhkan dalam sekali makan, yakni semangkuk sayur sedang setara 150 gram. Asupan buah untuk sekali makan dapat berupa dua potong sedang pepaya (150 gram), dua buah jeruk sedang (110 gram) atau satu buah pisang ambon ukuran kecil (50 gram).

Baca Juga:

Meski Gorengan Paling Dirindukan, Dokter Sarankan Awali Buka Puasa Minum Air Putih

Asupan air putih sebanyak 1,5 liter atau delapan gelas per hari sangat penting (Foto: pixabay/congerdesign)

Ketika kamu berpuasa, mulut tentu akan menjadi lebih kering. Dalam menjaga kesehatan mulut kering selama berpuasa, dokter Rosdiana mengingatkan untuk selalu memerhatikan asupan cairan setiap hari.

"Setiap orang sebaiknya mengonsumsi air putih sebanyak 1,5 liter atau delapan gelas per hari. Dua gelas saat sahur, empat gelas setelah buka puasa dan dua gelas setelah tarawih," jelas Rosdiana.

Sepanjang bulan Ramadan, menjaga kebersihan mulut dan gigi sangat penting dilakukan. Caranya, dengan menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur. Untuk menyikat gigi dapat dilakukan setidaknya 30 menit setelah sahur, bisa juga ditambah dengan benang gigi untuk menjangkau makanan yang terselip. (ryn)

Baca Juga:

Pentingnya Membeli Produk Lokal Selama Ramadan

#Kesehatan #Ramadan #Perawatan Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan