Tim SAR Masih Cari 41 Korban Longsor Sukabumi

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 01 Januari 2019
Tim SAR Masih Cari 41 Korban Longsor Sukabumi

Tanah longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Sutopo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Tim SAR masih melakukan upaya pencarian 41 korban longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Longsor terjadi tiba-tiba pada Senin(31/12) pukul 17.30 WIB," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa (1/1).

longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Sutopo

Hingga Selasa(1/1) pukul 02.30 WIB tercatat 32 KK atau 107 jiwa terdampak longsor, terdiri dari dua orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka, 61 orang di pengungsian dan 41 orang belum ditemukan.

Berita jumlah korban meninggal dunia awalnya simpang siur karena kondisi yang panik. Informasi yang beredar di lapangan dan sosial media pun terus berubah, yakni 2, 4, 5 dan 8 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi di posko sementara, ada dua korban meninggal.

Menurut data sementara, sebagaimana dilansir Antara, kerugian fisik sementara terdapat 30 unit rumah tertimbun.

Upaya penanganan terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi dengan mengirim tim ke lokasi kejadian serta bersama Basarnas dan warga setempat melakukan evakuasi dan pendataan.

Sutopo menjelaskan kondisi di lokasi kejadian sementara ini hujan dengan listrik padam/mati lampu. Seluruh jaringan komunikasi untuk telepon genggam terhambat. Oleh karena itu, saat ini kegiatan pencarian serta evakuasi korban terdampak longsor dihentikan sementara karena kondisi tersebut.

Tanah longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Sutopo

Komunikasi dengan tim di lapangan hanya bisa menggunakan radio komunikasi/Handy Talkie (jaringan lokal/point to point). Sementara itu, jalanan yang terjal, berbatu dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi.

Untuk evakuasi diperlukan alat berat namun kondisi akses jalan dan medan cukup berat menuju lokasi bencana. (*)

#Tanah Longsor #Korban Longsor #Longsor Sukabumi #BNPB
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Akses Jalan Nasional Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertutup total akibat longsoran tebing sejak Rabu (8/4) petang tadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya mengalami gangguan operasional.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Indonesia
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Banjir terjadi menyusul hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (26/3) dini hari.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
16 Desa di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Terendam Banjir, Longsor Juga Terjadi
Indonesia
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
BNPB melaporkan sejumlah provinsi menghadapi bencana hidrometeorologi pada 21-22 Maret 2026 atau saat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026
Sejumlah Provinsi Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat Lebaran 2026, Lapor BNPB
Indonesia
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Ancaman tanah longsor di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan X, RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, kian parah.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Maret 2026
6 Kontrakan di Tebet Hancur, Pemkot Jaksel Andalkan Kayu Dolken Cegah Longsor Ciliwung Makin Parah
Indonesia
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Hujan ekstrem yang melanda Jabodetabek, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. BNPB pun menggelar Operasi Modifikasi Cuaca.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Hujan Ekstrem Picu Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Indonesia
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Pengiriman sampah ke Bantargebang dihentikan sementara, karena masih mengevakuasi korban longsor.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Indonesia
Tragedi Longsor Bantargebang, Komisi II DPR Desak Reformasi Total Pengelolaan Sampah
Tragedi longsor di Bantargebang disorot oleh Komisi XII DPR RI. Pemerintah diminta untuk melakukan reformasi total tata kelola sampah.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
 Tragedi Longsor Bantargebang, Komisi II DPR Desak Reformasi Total Pengelolaan Sampah
Bagikan