Tim RIDO Beberkan Dugaan Kecurangan Pilkada, seperti Bagi-bagi Bansos hingga Amplop di Masa Tenang

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 03 Desember 2024
Tim RIDO Beberkan Dugaan Kecurangan Pilkada, seperti Bagi-bagi Bansos hingga Amplop di Masa Tenang

Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Ahmad Riza Patria. (Foto: Dok. Tim RIDO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa Pilkada Jakarta pada 2024 menjadi pesta demokrasi yang tingkat partisipasi pemilihnya paling rendah. Hal ini karena jutaan pemilih tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada Jakarta. Termasuk di antaranya pemilik hak suara tidak mendapat undangan untuk memilih.

"Dan juga yang lain perlu kami sampaikan juga, memang ditemukan beberapa hal di antaranya yang sudah pindah tapi bisa mencoblos, yang meninggal juga bisa mencoblos," ucap Ariza panggilan akrab Riza di Jakarta, Selasa (3/12).

Bukan hanya itu, Ariza membeberkan dugaan kecurangan lain. Misalnya aktivitas yang tidak boleh dilakukan di masa tenang.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Tim Pemenangan RIDO, ada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang justru meningkatkan intensitas kegiatan terlarang itu selama masa tenang dan saat-saat mendekati hari pencoblosan.

Baca juga:

Tim RIDO Soroti Banyak Formulir C6 Dikirim ke Warga yang Meninggal Dunia

Dia menyebut ada pembagian beras, minyak goreng, serta amplop beserta isinya.

"Dari pihak lain justru di masa tenang dimanfaatkan untuk pembagian sembako berupa beras lima kilogram, seperti teman-teman sudah pernah lihat semua bukti foto bahkan videonya. Dan juga (pembagian) minyak goreng, tahap awal di masa kampanye itu dua liter, di masa tenang itu naik sampai lima liter," terang Ariza.

Dia menambahkan bahwa bentuk dugaan kecurangan lain yang juga sudah muncul secara terang benderang dan telah dikonfirmasi oleh penyelenggara pilkada adalah surat suara dicoblos oleh petugas di TPS. Tindakan curang itu terjadi di TPS 028, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Ada belasan surat suara dengan sengaja dicoblos oleh petugas pada bagian foto pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3. Tidak menutup kemungkinan kecurangan yang sama dilakukan di TPS lain.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini sangat menyayangkan hal itu terjadi. Apalagi, pasangan RIDO terus menjaga komitmen dan semangat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan curang.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya terus berjuang meyakinkan pemilih melalui program-program yang disiapkan untuk membawa perubahan untuk membawa Jakarta melompat dan jauh lebih baik lagi dalam lima tahun ke depan. Namun, komitmen dan semangat itu dicederai kecurangan.

"Bagi pasangan RIDO sejak awal, Pak Ridwan sudah menyampaikan di awal-awal sekali, di masa kampanye, bahwa kita tidak akan melakukan money politik atau bagi-bagi amplop atau bentuk apapun yang merupakan bentuk-bentuk kecurangan," ujarnya. (Asp)

#Pilkada Jakarta #Pilkada 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
KPU RI Pantau Langsung TPS di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
Penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati pada pilkada ulang harus diselenggarakan dengan penuh integritas, taati aturan berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Agustus 2025
KPU RI Pantau Langsung TPS di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka
Indonesia
24 Daerah Laksanakan Pemungutan Suara Ulang Pada Agustus 2025
PSU dan Pilkada ulang untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang dan Bupati dan Wakil Bupati Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Juni 2025
 24 Daerah Laksanakan Pemungutan Suara Ulang Pada Agustus 2025
Indonesia
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Pramono mengaku tidak mengamini doa Riza karena belum sepenuhnya bertarung di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Mei 2025
Pramono Ngaku Dipuji Ketua Timses RK Riza Patria setelah Debat Pilkada Jakarta
Indonesia
Pilkada Barito Utara Berulang, Komisi II DPR Usulkan Evaluasi Pilkada
PSU berulang memakan biaya dan membuat daerah lama tanpa pemimpin.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Mei 2025
Pilkada Barito Utara Berulang, Komisi II DPR Usulkan Evaluasi Pilkada
Indonesia
Gugat ke MK, Paslon Pilkada Barito Utara Malah Terbukti Juga Main Politik Uang
Paslon Nomor Urut 1 Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo dan Nomor Urut 2 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya sama-sama didiskualifikasi
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Mei 2025
Gugat ke MK, Paslon Pilkada Barito Utara Malah Terbukti Juga Main Politik Uang
Indonesia
KPU Tetapkan Bupati Serang Terpilih Hasil PSU, Istri Mendes Kembali Menang
PSU dilakukan karena Mahkamah Konstitusi menilai kemenangan Ratu Zakiyah lantaran sang suami, yaitu Menteri Desa Yandri Susanto terbukti membantu kemenangannya sebagai calon Bupati Serang di pilkada 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Mei 2025
KPU Tetapkan Bupati Serang Terpilih Hasil PSU, Istri Mendes Kembali Menang
Indonesia
Gugatan Mental di MK, Pemenang Pilkada Puncak Jaya Tetap Duet Yuni Wonda-Mus Kogoy
Berdasarkan fakta persidangan Mus Kogoya ternyata telah tidak lagi berstatus ASN sejak mencalonkan diri
Wisnu Cipto - Senin, 05 Mei 2025
Gugatan Mental di MK, Pemenang Pilkada Puncak Jaya Tetap Duet Yuni Wonda-Mus Kogoy
Indonesia
KPU DKI Kembalikan Sisa Hibah Pilgub Rp 448 Miliar, Pramono: Wujud Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
KPU DKI sebelumnya menerima hibah Rp 975 miliar dari Pemerintah DKI untuk pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 April 2025
KPU DKI Kembalikan Sisa Hibah Pilgub Rp 448 Miliar, Pramono: Wujud Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Bagikan