Tim Komrah Medan Merdeka Temukan Kerusakan Batu Alam Akibat Pengaspalan di Monas

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 26 Februari 2020
 Tim Komrah Medan Merdeka Temukan Kerusakan Batu Alam Akibat Pengaspalan di Monas

Tim Komisi Pengarah pembangunan kawasan Medan Merdeka mengamati kerusakan batu alam akibat pengaspalan untuk Formula E di Monas (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tim Komisi pengarah (Komrah) pembangunan kawasan Medan Merdeka telah mengambil sampel terhadap pohon-pohon yang ditebang dan batu alam di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Ketika mengambil sample, Anggota Tim Asistensi bidang Lingkungan Hidup Bambang Hero mengatakan pihaknya menemukan kerusakan bekas pengaspalan untuk lintasan Formula E pada Jumat (21/2) lalu oleh PT JakPro pada batu alam (cobblestone) di Monas.

Baca Juga:

Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Cari Rute Baru Formula E Selain Monas

Hal itu berbeda dengan klaim Jakpro yang menyebut tak ada bekas ketika aspal diangkat.

Batu alam yang berada di kawasan Monas rusak akibat pengaspalan untuk Formula E
Gugusan batu alam yang berada di kawasan Monas rusak akibat pengaspalan untuk Formua E (MP/Asropih)

"Kalau kemaren disampaikan semua mulus segala macam, ternyata tidak. Ini tidak semulus seperti yang dinyatakan, dan ini masih membekas," kata Bambang di Monas, Rabu, (26/2).

Bambang menerangkan, pengambilan sample itu dilakukan untuk membuktikan sejumlah hal seperti penebangan pohon. Sampel pohon dan batu alam itu akan diuji di laboratorium independen bernama Indonesian Center for Biodiversity and Biotechnology (ICBB) di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Ia pun menyampaikan bahwa penebangan pohon benar-benar terjadi dan samplenya telah diambil.

"Nah salah satu bentuk fisik yang kita lihat tadi itulah yg dibeton tadi. Jadi nanti hasil analisa lab akan menunjukkan bahwa kondisi awal sebelum ditebang itu seperti ini setelah ditebang jadi seperti ini. Dari situlah kita sampai kesimpulan," jelasnya.

Baca Juga:

Formula E di Monas Tabrak UU Cagar Budaya dan Peraturan Gubernur

Menurut dia, dalam penebangan pohon di Monas ada standart operational procedure (SOP) yang harus dipenuhi Pemprov DKI. sebab, kawasan Monas merupakan cagar budaya yang harus dilindungi.

"Apa yang kami lakukan menegaskan di dalam suratnya komrah yang menyatakan diperkenankan tapi dengan syarat mengikuti peraturan undang-undang yang berlaku," pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

Bulan Depan Lintasan Formula E di Monas Mulai Diaspal

#Monas #Formula E #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Indonesia
520 Unit Alutsista Bakal Ramaikan Defile Puncak Peringatan HUT ke-81 TNI
Personel akan berbaris dalam defile dan mengikuti simulasi tempur yang ditampilkan di kawasan Monas
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
520 Unit Alutsista Bakal Ramaikan Defile Puncak Peringatan HUT ke-81 TNI
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Monas Ditutup Sementara Mulai 9 September 2026, Pembersihan Ditargetkan Rampung Oktober
Monas ditutup sementara untuk kunjungan wisata mulai 9 September 2026 karena pembersihan intensif. Proses pembersihan ditargetkan rampung Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Monas Ditutup Sementara Mulai 9 September 2026, Pembersihan Ditargetkan Rampung Oktober
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Di Tengah Meriahnya Perayaan HUT ke-81 RI di Monas, Warga Titip Pesan Doa untuk Korban Gempa NTT
Perayaan HUT ke-81 RI di Monas tetap diiringi kepedulian warga terhadap korban gempa NTT. Warga berharap pemulihan berjalan cepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Di Tengah Meriahnya Perayaan HUT ke-81 RI di Monas, Warga Titip Pesan Doa untuk Korban Gempa NTT
Berita Foto
Atraksi Jet Tempur Meriahkan Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Jakarta
Sejumlah pesawat jet tempur Aerobatik Jupiter TNI Angkatan Udara saat terbang di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 17 Agustus 2026
Atraksi Jet Tempur Meriahkan Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Jakarta
Indonesia
Spektakuler! 17 Penerjun Kopassus Kibarkan Merah Putih di Langit Monas
Sebanyak 17 penerjun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat sukses menuntaskan misi Victory Jump.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Spektakuler! 17 Penerjun Kopassus Kibarkan Merah Putih di Langit Monas
Bagikan