Setop Bilang Kebaya Cuma Buat Emak-Emak! Pemprov DKI Gencarkan Jurus Agar Anak Muda Naksir Warisan UNESCO

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Setop Bilang Kebaya Cuma Buat Emak-Emak! Pemprov DKI Gencarkan Jurus Agar Anak Muda Naksir Warisan UNESCO

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya keras untuk menghilangkan anggapan bahwa busana kebaya hanya identik dengan kaum ibu.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengakui bahwa ini adalah pekerjaan rumah bagi Pemprov DKI agar stigma tersebut bisa dilepaskan. Ia menekankan perlunya sosialisasi dan menampilkan kisah di balik kebaya untuk menarik generasi muda.

"Masa depan ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kita karena kebaya harus terlepas dari stigma hanya (untuk) ibu-ibu, anak-anak muda juga harus suka pakai kebaya," ujar Ali, Kamis (4/12).

Baca juga:

Lirik Lagu 'Kebaya Indonesia' 5 Wanita, Jadi Persembahan Spesial untuk Rayakan Hari Kebaya Nasional

Pengakuan UNESCO dan Kebanggaan Budaya

Ali Maulana Hakim juga mengingatkan publik bahwa kebaya telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO pada 4 Desember 2024.

Pengakuan dunia ini menuntut masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bangga terhadap warisan budaya tersebut, terutama mengingat nilai sejarah, estetika, dan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Pengakuan ini tidak hanya bentuk penghormatan terhadap masa lalu, tetapi juga komitmen untuk terus melestarikan kekayaan budaya bangsa ke depannya.

"Ini harus menjadi kebanggaan kita, ini pengakuan dunia yang harus kita jaga, jangan sampai hilang."

Pameran "Kebaya Ibu": Ruang Edukasi dan Refleksi

Dalam upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan, Pemprov DKI melalui Dinas Kebudayaan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu wujud kolaborasi tersebut adalah penyelenggaraan pameran "Kebaya Ibu: Cerita, Cinta, dan Budaya" di Museum Tekstil, 4 hingga 31 Desember 2025. Pameran ini menampilkan 110 koleksi kebaya dari Museum Tekstil dan para kolektor wastra.

Ali berharap pameran ini lebih dari sekadar seremoni. Ia berharap acara tersebut dapat menjadi wadah untuk merefleksikan peran penting para ibu dan perempuan Indonesia dalam sejarah bangsa.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Museum Tekstil berfungsi sebagai ruang edukasi, pelestarian, penelitian, dan publikasi wastra tradisional Indonesia.

Baca juga:

Gerakan #KitaBerkebaya Jamah Identitas Lokal Nusantara, Jadi Upaya Melestarikan Kebudayaan

"Nilai-nilai inilah yang terpantul melalui peragaan kebaya, busana yang menjadi simbol jati diri, menjadi martabat dan juga bagaimana keanggunan perempuan nusantara terlihat dari kebaya," ungkap Ali.

Ia menutup dengan menegaskan komitmen Museum Tekstil: "Melalui pameran, Museum Tekstil turut menegaskan komitmennya untuk merawat, memperkenalkan, dan juga memastikan bahwa kebaya tetap memiliki tempat dalam kehidupan budaya masyarakat masa kini, berikut juga masa depan."

#Kebaya #Kebaya Indonesia #Kebaya Kala Kini #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Prioritaskan Normalisasi 3 Sungai
Indonesia
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI kembali menggelar operasi modifikasi cuaca di hari kedelapan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Indonesia
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Pemprov DKI Jakarta memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 27 Januari 2026 sebagai upaya mitigasi banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Indonesia
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Pemprov DKI Jakarta terus melakukan OMC untuk menekan hujan ekstrem. Gubernur Pramono Anung meminta BMKG memperluas modifikasi cuaca hingga daerah penyangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Indonesia
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Pemprov DKI Jakarta berencana membuka rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta. Pramono Anung menegaskan layanan ini tak menggantikan Damri dan KA Bandara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Indonesia
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Petugas jangan sampai berniat membantu, tetapi justru membahayakan diri sendiri karena peralatannya tidak lengkap
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Indonesia
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Indonesia
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Hujan deras yang tak kunjung reda sejak pagi membuat pola mobilitas warga berubah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Indonesia
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Pemprov DKI Jakarta mencatat RTH baru 5,6 persen pada 2025. Target 30 persen pada 2045, pemerintah siapkan berbagai strategi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Indonesia
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Pemprov Jakarta menambah 32 bus sekolah ramah disabilitas dan lima rute baru pada 2026. Total kini 37 armada melayani 10 rute demi akses pendidikan inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Bagikan