Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Banjir rob menggenangi ruas jalan RE Martadinata di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025). ANTARA/HO-BPBD Jakut.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menjelaskan bahwa peristiwa banjir rob yang melanda sejumlah wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, beberapa hari terakhir disebabkan oleh fenomena alam supermoon atau purnama perige.

"Kemarin memang rob yang terjadi karena bulan supermoon. Jadi, supermoon itu bulan penuh," ungkap Pramono, Senin.

Antisipasi Dini dan Prioritas Penanganan Banjir Rob

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap banjir rob sejak 15 hari sebelumnya di beberapa lokasi kritis seperti Muara Baru, Muara Angke, dan R.E Martadinata.

Baca juga:

Puncak Banjir Rob Jakarta Utara Sudah Lewat, Genangan Mulai Surut

Pramono menegaskan bahwa penanganan banjir rob telah menjadi prioritas utama sejak 10 bulan pertama masa kepemimpinannya.

"Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal. Dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin, saya sudah langsung ini menjadi prioritas," ujarnya.

Kesiapan Jangka Panjang dan Proyek Tanggul Laut Raksasa (NCICD)

Masyarakat diimbau untuk waspada karena banjir rob diperkirakan akan terus terjadi di masa mendatang. Oleh karena itu, Pemprov DKI berjanji akan terus melakukan upaya antisipasi di berbagai titik rawan.

Dalam rangka penanggulangan jangka panjang, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pelindo, dan Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Pramono menyatakan rasa syukurnya karena Jakarta dinilai telah mampu mengantisipasi banjir rob jauh-jauh hari, salah satunya dengan kesiapan pompa air milik pemerintah daerah.

Selain itu, Pemprov DKI juga telah menyiapkan alokasi anggaran untuk melanjutkan pembangunan tanggul laut raksasa, National Capital Integrated Coastal Development (NCICD), pada tahun 2026.

Baca juga:

Tinjau Tanggul Muara Baru, Pramono Bakal Prioritaskan Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Pembangunan NCICD yang direncanakan akan dilanjutkan meliputi area Pluit sepanjang 530 meter, Muara Angke 350 meter, dan Kali Lencong 750 meter.

“Di tahun 2026, kami sudah menganggarkan untuk melanjutkan NCICD untuk Pluit sepanjang 530 meter, Muara Angke 350 meter, Kali Lencong 750 meter,” kata Pramono, meskipun ia tidak merinci besaran pasti anggaran yang telah disiapkan.

Sebagai informasi, NCICD yang telah selesai dibangun pada tahun ini mencakup kawasan Ancol sepanjang 1,2 kilometer, tanggul mitigasi Muara Angke 1,1 kilometer, dan Bywalk Pluit sepanjang 400 meter dari total 600 meter.

#Banjir Rob #Pesisir Jakarta #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta #Banjir Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Menegaskan kehadiran negara dalam menjaga keselamatan masyarakat serta menjamin pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi darurat.
Dwi Astarini - 33 menit lalu
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Indonesia
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB, ada 125 RT dan 14 ruas jalan Jakarta kebanjiran.
Dwi Astarini - 43 menit lalu
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
Saat ini terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di lima wilayah administrasi Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 20 menit lalu
Hujan Sangat Lebat Ancam Jakarta, 536 Pompa Bergerak Disiaga Pemerintah
Indonesia
Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Siswa Belajar dari Rumah Hingga 28 Januari
Dinas Pendidikan DKI Jakarta keluarkan Surat Edaran Nomor 9/SE/2026 tentang pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat cuaca ekstrem. Berlaku hingga 28 Januari 2026.
Wisnu Cipto - 1 jam, 37 menit lalu
Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Siswa Belajar dari Rumah Hingga 28 Januari
Indonesia
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Banjir melanda Jakarta dan merendam puluhan ruas jalan. Transjakarta melakukan perpendekan dan pengalihan rute demi keselamatan penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Indonesia
Banjir Berulang di Jakarta, Prabowo Minta Penanganan Terintegrasi Hulu-Hilir
Presiden Prabowo menyoroti banjir Jakarta yang meluas. Dari Swiss, Prabowo memerintahkan pembentukan tim kajian untuk penanganan banjir terpadu di Pulau Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir Berulang di Jakarta, Prabowo Minta Penanganan Terintegrasi Hulu-Hilir
Indonesia
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Pemprov DKI Jakarta terus melakukan OMC untuk menekan hujan ekstrem. Gubernur Pramono Anung meminta BMKG memperluas modifikasi cuaca hingga daerah penyangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Indonesia
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Pemprov DKI Jakarta berencana membuka rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta. Pramono Anung menegaskan layanan ini tak menggantikan Damri dan KA Bandara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Indonesia
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta meluas akibat hujan deras sejak malam. BPBD mencatat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang di Jakarta Barat dan Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Di wilayah Jakarta Barat, Kelurahan Sukabumi Selatan menjadi titik paling kritis dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Jatinegara Lumpuh! Air 50 Cm Blokade Jalan Raya Bekasi Timur, Hanya Bus Transjakarta yang Berani Lewat
Bagikan