Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tiga Kali Beraksi, Jenderal Kopassus Gadungan Ditangkap

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 18 September 2018
Tiga Kali Beraksi, Jenderal Kopassus Gadungan Ditangkap

Ilustrasi (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seorang warga bernama Alun Mubarrog ditangkap prajurit TNI dari Kodim 1304/Gorontalo lantaran mengaku sebagai anggota TNI yang berpangkat Mayor Jenderal Kopassus. Mayjen Kopassus gadungan itu dibekuk pada Selasa (18/9) di Suwawa, Bone Bolango, Gorontalo.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 133/Nani Wartabone, Mayor Inf Fathan Ali mengatakan jika Alun adalah TNI gadungan yang sudah tiga bulan berada di wilayah Gorontalo.

"Sudah tiga bulan dia berada di Gorontalo untuk melakukan penipuan kepada masyarakat. Menurut pengakuan awal pelaku, dia dihubungi oleh seorang warga yang berada di daerah Buladu, untuk beroperasi di daerah ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihak intel Kodim menerima laporan dari masyarakat terkait kecurigaan mereka karena ada orang yang mengaku Jenderal TNI dari kesatuan Kopassus. Bahkan jenderal gadungan itu memiliki seragam lengkap.

Ilustrasi TNI Gadungan
Ilustrasi TNI (MP/Ist)

"Saat menerima laporan, personil menangkap Alun dan mengamankan banyak barang bukti pakaian TNI lengkap dari sepatu hingga baret, foto, berkas, sertifikat, printer, surat dan barang lainnya," ungkapnya.

Menurut perhitungan awal dari sejumlah korban, kerugian materi mencapai Rp200 juta.

Alun Mubarroq sebagaimana dilansir Antara berkilah dan tidak mengakui penipuan yang ia lakukan dan mengatakan jika ia adalah seorang kontraktor dan juga general manager.

"Tapi saya dianggap oleh masyarakat adalah Jenderal TNI. Saya menggunakan pakaian seperti ini belum setahun. Bukan untuk menakuti orang, ini saya beli di Makasar," ujar Alun.

Alun mengaku jika ia di Gorontalo untuk mencari barang antik dan terlibat di dalamnya.

Sementara itu, salah satu korban penipuan, Nunung Katili mengatakan jika ia bersama 44 orang lainnya telah ditipu oleh jenderal palsu itu.

"Alun ini mengatakan akan membangun kantor Amanah yang bergerak dalam penuntasan aset negara. Saya diminta untuk membiayai pembangunan kantor dan isinya, sudah seratus juta lebih saya keluarkan," ungkap Nunung Katili.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gempa 4,8 SR Guncang Kota Sigli, Warga Pidie Jaya Panik

#Kodim #Kopassus #TNI AD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
450 Prajurit Satuan Tempur Asal Aceh Dikirim ke Boven Digoel Papua
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
Kopassus Pastikan Narasi Pangkopassus Pukul Protokoler Istana Hoaks
Melalui akun Instagram Kopassus @penkopassus, Selasa (21/4), Kopassus mencantumkan unggahan informasi tersebut tetapi dengan label Hoax dan Fake News.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Kopassus Pastikan Narasi Pangkopassus Pukul Protokoler Istana Hoaks
Indonesia
Profil dan Jejak Karier Letjen Djon Afriandi, Pangkopassus Baru TNI AD
Profil Letjen Djon Afriandi, Pangkopassus baru TNI AD. Simak jejak karier dari lulusan Akmil 1995 hingga pimpin Kopassus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Profil dan Jejak Karier Letjen Djon Afriandi, Pangkopassus Baru TNI AD
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Bagikan