Prajurit TNI AD Raih Emas di Cabor Menembak SEA Games 2025, Pasang Target Lolos Olimpiade 2028

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prajurit TNI AD Raih Emas di Cabor Menembak SEA Games 2025, Pasang Target Lolos Olimpiade 2028

Fany Febriana Wulandari bawa pulang emas dari cabor menembak SEA Games 2025. Foto: Dok. PB PON Papua

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cabang olahraga menembak disiplin shotgun, skeet and trap, mempersembahkan medali emas bagi Tim Indonesia di SEA Games 2025.

Atlet yang meraih medali itu adalah prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Fany Febriana Wulandari, yang turun di nomor women’s trap individual, Selasa (16/12).

Fany tampil konsisten dalam pertandingan yang digelar selama dua hari itu. Nomor shotgun women’s trap menguji ketahanan fisik dan mental atlet, terlebih saat memasuki hari kedua pertandingan.

Fany sempat menghadapi kendala pada round terakhir, namun mampu mengatasinya dengan ketenangan dan fokus tinggi hingga memastikan tiket ke final usai meraih 38 poin.

Baca juga:

Tim Dayung Indonesia Torehkan Prestasi, La Memo Selalu Raih Medali Emas di Ajang SEA Games

Medali perak diraih atlet Thailand, Chattaya Kitcharcen, dengan torehan 31 poin. Sedangkan medali perunggu diraih atlet asal Singapura, Mastura Binte Rahim Siti, dengan skor 23 poin.

Sebagai prajurit TNI AD yang berdinas di Puspomad (Pusat Polisi Militer Angkatan Darat), Fany mempersembahkan medali emas ini tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga kesatuan serta keluarga yang selama ini menjadi sumber kekuatan dan motivasinya.

“Terlebih lagi kesatuan saya, karena saya TNI Angkatan Darat dan Puspomad. Juga untuk orang tua dan suami, karena support dari suami itu nomor satu,” ujar atlet asal Ketapang, Kalimantan Barat tersebut, Selasa (16/12).

Medali emas SEA Games 2025 ini memiliki arti khusus bagi Fany. Pada SEA Games sebelumnya di Vietnam, ia harus menelan kekecewaan setelah finis di peringkat keempat.

Baca juga:

Bawa Pulang 7 Medali SEA Games 2025, Tim Judo Indonesia Bakal Dibanjiri Bonus

Pengalaman tersebut justru menjadi pemicu untuk bangkit melalui latihan panjang dan kerja keras.

“Medali emas ini sangat berarti buat saya. Di SEA Games Vietnam kemarin saya gagal dan finis di urutan keempat. Setelah sekian lama perjalanan dan latihan keras, puji Tuhan saat ini saya bisa dapat gold medal,” kata Fany.

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Fany untuk melangkah ke target yang lebih tinggi dengan membawa nama Indonesia dan TNI Angkatan Darat ke level dunia.

“Target selanjutnya, saya mau terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk seleksi Olimpiade,” tutupnya. (knu)

#Sea Games 2025 #Atlet Indonesia #TNI AD #Olimpiade
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Ketua NOC Indonesia mendorong dialog dengan Kementerian Keuangan terkait dukungan anggaran olahraga nasional demi persiapan multievent 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Olahraga
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Menpora Erick Thohir menargetkan penambahan 300 pelatih olahraga disabilitas tersertifikasi untuk memperkuat pembinaan atlet paralimpiade di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Olahraga
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Kontingen Indonesia tampil memukau di pembukaan Asian Beach Games 2026 dengan busana adat Melayu Riau dan Jambi yang sarat makna budaya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Olahraga
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Indonesia berhasil meraih emas dan empat perunggu di ajang SEA Youth Table Tennis 2026. Hal ini menjadi sinyal kebangkitan tenis meja.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Indonesia Rebut Emas di SEA Youth Table Tennis 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Tenis Meja
Indonesia
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Operasi di lapangan dipimpin Komandan Korem 121/Alambhana Wanawai Brigjen Purnomosidi.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
TNI-AD Kerahkan 200 Anggota Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
Fun
Netflix Angkat Tangan, Kisah Heroik Peraih Emas Olimpiade Kerri Strug Batal ke Layar Lebar
Kerri Strug menjadi sorotan dunia saat tetap menyelesaikan lompatan terakhir dengan kondisi cedera pergelangan kaki untuk meraih emas Olimpiade Atlanta 1996.
Wisnu Cipto - Minggu, 12 April 2026
Netflix Angkat Tangan, Kisah Heroik Peraih Emas Olimpiade Kerri Strug Batal ke Layar Lebar
Bagikan