MERAHPUTIH.COM – KOMITE Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) memilih fokus pada pembinaan atlet dan persiapan menghadapi rangkaian ajang multievent internasional hingga Olimpiade Los Angeles 2028. Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) NOC Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (20/7).
Ketua Pelaksana RALB NOC Indonesia Jadi Rajagukguk mengatakan padatnya kalender olahraga internasional membuat organisasi perlu menjaga fokus terhadap pembinaan atlet daripada disibukkan agenda pemilihan kepengurusan.
Anggota berpandangan kongres lebih tepat dilaksanakan setelah Olimpiade selesai agar organisasi dapat memusatkan perhatian pada pembinaan atlet dan pencapaian prestasi Indonesia.
Jadi Rajagukguk, Ketua Pelaksana RALB NOC Indonesia
Menurutnya, dalam beberapa tahun mendatang Indonesia akan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SEA Games, berbagai kejuaraan internasional, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca juga:
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Seluruh agenda tersebut dinilai membutuhkan konsentrasi penuh dari organisasi.
Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan penyelarasan jadwal Kongres dengan siklus Olimpiade juga merupakan praktik yang diterapkan sejumlah organisasi olahraga internasional. Dengan pola tersebut, organisasi dapat bekerja secara optimal selama satu siklus Olimpiade tanpa terganggu agenda pemilihan. Esensi utamanya yakni menyelaraskan siklus kepengurusan dengan siklus Olimpiade.
Dengan pola seperti ini, organisasi tidak terganggu oleh agenda pemilihan ketika sedang memasuki masa persiapan Olimpiade yang membutuhkan fokus penuh.
“Pendekatan ini juga telah kami konsultasikan kepada IOC dan memperoleh dukungan,” ujarnya.
Selain memutuskan jadwal Kongres pada Maret 2029, RALB juga menyepakati pembentukan tim penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang melibatkan unsur anggota dan pakar.
Tim tersebut bertugas menyelaraskan tata kelola organisasi dengan perkembangan regulasi olahraga nasional maupun ketentuan dalam Olympic Charter.
NOC Indonesia menegaskan penyesuaian jadwal kongres tidak mengubah struktur kepengurusan yang ada, tapi dimaksudkan agar organisasi dapat mengoptimalkan pembinaan atlet dan mengejar target prestasi Indonesia pada Olimpiade Los Angeles 2028.(knu)
Baca juga:
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik

