KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games

Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir dan CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu/ Media CdM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – SAAT berada ribuan kilometer dari Indonesia, para atlet 'Merah Putih' memasuki fase penting menjelang pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Di tengah persiapan tersebut, dukungan tidak hanya datang dari arena olahraga, tetapi juga dari perwakilan Indonesia di Jepang.


Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang turut mengambil peran dalam mendukung keberadaan Kontingen Indonesia selama berada di Nagoya. Dukungan itu terlihat dalam acara penyambutan kontingen yang digelar di Nagoya, Jumat (18/9), sehari sebelum pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai.


Acara tersebut mempertemukan atlet dan ofisial dengan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta perwakilan KBRI. Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah menjadi bagian dari ekosistem pendukung di luar pertandingan.

Baca juga:

Soft Tennis Indonesia Raih Medali Perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026


Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir mengingatkan para atlet bahwa perjalanan menuju Asian Games telah melalui proses panjang. “Perjalanan menuju Asian Games ini tidaklah mudah. Ada latihan panjang, ada disiplin, ada pengorbanan dan tantangan,” ujar Nurmala.

Oleh karena itu, ia meminta atlet tetap menjaga semangat dan sportivitas serta menunjukkan kemampuan terbaik ketika pertandingan dimulai. Peran KBRI dalam mendukung kontingen juga disinggung Wakil Ketua KOI Ismail Ning.


Ismail menyampaikan apresiasi kepada KBRI Jepang atas dukungan yang diberikan kepada Kontingen Indonesia selama berada di Jepang. Dukungan tersebut menjadi semakin penting karena kontingen juga menghadapi sejumlah tantangan selama berada di Nagoya. Salah satunya menyangkut kenyamanan akomodasi.


“Memang betul akomodasi kurang nyaman. Ini akan berpengaruh dengan para atlet yang lain. Jadi kita fokus, tim CdM sudah luar biasa. Kita kawal kenyamanan para atlet,” ujar Ismail.

Pernyataan tersebut menunjukkan pekerjaan tim pendukung tidak berhenti pada urusan pertandingan. Kondisi atlet di luar arena juga menjadi bagian yang harus diperhatikan agar mereka dapat berkonsentrasi menghadapi kompetisi.

Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu menilai perjuangan di Asian Games merupakan kerja bersama. Atlet menjadi ujung tombak, tetapi mereka membutuhkan dukungan dari berbagai unsur yang berada di belakangnya.
“Bagi kami, ini berbicara gengsi negara, nama baik negara, sehingga pertarungan ini bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik bagi Merah Putih,” kata Todotua.


Menurut Todotua, KBRI, KOI, Kemenpora, tim pendukung, atlet, dan ofisial memiliki peran masing-masing dalam perjalanan Kontingen Indonesia di Jepang. Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan sehingga atlet bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal.

“Semoga keinginan Presiden, dan seluruh masyarakat Indonesia, kita yang berada di sini harapan besar, tidak hanya atlet dan ofisial. Tentunya semua yang ada di sini bisa mendukung sehingga para atlet kita bisa memberikan yang terbaik bagi Merah Putih,” tuturnya.


Dengan pertandingan sudah dimulai, perhatian kini beralih kepada para atlet. Saat mereka bersiap menghadapi lawan di arena, tim pendukung dan perwakilan Indonesia di Jepang menjalankan peran di belakang layar.

Bagi kontingen yang berada jauh dari Tanah Air, dukungan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan di Asian Games tidak hanya dilakukan oleh mereka yang bertanding, tetapi juga oleh banyak pihak yang memastikan para atlet dapat menjalankan tugasnya selama berada di Jepang.(knu)

Baca juga:

Viral Porsi Makanan di Perkampungan Atlet Asian Games 2026 Jadi Sorotan

#Asian Games 2026 #Jepang #NOC Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Panjat Tebing hingga Bulu Tangkis Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Cabor Andalan
NOC Indonesia menyoroti sejumlah cabor andalan yang absen di SEA Games 2027, yakni panjat tebing hingga bulutangkis.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Panjat Tebing hingga Bulu Tangkis Absen di SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Cabor Andalan
Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Fun
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Pemutusan hubungan itu terjadi setelah kontroversi yang memicu kecaman luas di China.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Indonesia
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026. Peraih emas tunggal mendapat Rp 3 miliar, sedangkan ganda Rp 2,4 miliar dan beregu Rp 1,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Olahraga
Para Atletik, Buka Potensi Tambahan Pundi Medali Emas Bagi Indonesia
Fauzi Purwolaksono akan mengikuti final lempar lembing putra F56/F57 pukul 18.45, Lia Priyanti bertanding pada final tolak peluru putri F42-44/F62/F64 pukul 19.47, dan Jaenal Aripin turun pada final 400 meter putra T54 pukul 20.00.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Para Atletik, Buka Potensi Tambahan Pundi Medali Emas Bagi Indonesia
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Bagikan