Headline

Gempa 4,8 SR Guncang Kota Sigli, Warga Pidie Jaya Panik

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 18 September 2018
Gempa 4,8 SR Guncang Kota Sigli, Warga Pidie Jaya Panik

Ilustrasi Gempa Bumi. (Thepioneeronline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gempa berkekuatan 4,8 skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Kota Sigli di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (18/9) sontak membuat warga panik.

"Warga di Pidie Jaya, panik. Mereka keluar rumah, dantoko dikarenakan getaran gempa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh.

Ia mengatakan, warga berhamburan dengan berlari menyelamatkan diri menuju ke arah jalan raya, dan menghentikan kegiatan jual-beli yang sedang berlangsung di toko pasar seketika terjadi gempa.

Kepanikan warga bertambah manakala muncul isu tsunami. Akibatnya sebagain warga memutuskan menutup toko dan menghentikan aktivitasnya.

Belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat gempa bumi terjadi siang ini berkekuatan 4,8 SR pukul 14.33 WIB dengan titik episentrum 5,17 lintang Utara, dan 96,23 bujur Timur berjarak 36 kilometer arah Tenggara Sigli yang memiliki kedalam tujuh kilometer.

Ilustrasi gempa
Ilustrasi (Pixabay)

Gempa susulan berkekuatan 4,0 SR pukul 14.38 WIB, titik episentrum 5,31 lintang Utara, dan 96,04 bujur Timur atau tepatnya 10 kilometer arah Tenggara Sigli yang memiliki kedalam 10 kilometer.

"Untuk sementara ini, kondisi di Sigli mulai berangsur normal. Dan warga telah kembali ke rumah mereka," terang dia.

Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, masih melakukan pendataan akibat kerusakan bangunan, baik sarana milik pemerintah dan warga yang ditimbulkan.

"BPBD Pidie Jaya sedang lakukan pendataan baik korban akibat gempa, dan kerusakan sarana dan prasarana umum lainnya," tegas Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata I'e Banda Aceh melaporkan, kedua gempa bumi ini memiliki pusat gempa terjadi di daratan wilayah Aceh.

"Adanya laporan dari warga menunjukkan, bahwa dampak gempa berupa guncangan dirasakan di daerah Sabang dan Pidie Jaya dalam skala intensitas II SIG-BMKG, dan II hingga III MMI," ujar Kepala Stasiun Geofisika Mata I'e Banda Aceh, Eridawati sebagaimana dilansir Antara.

Ia mengatakan, ditinjau dari titik kedalaman hiposenternya, maka tampak gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa dangkal akibat aktivitas sesar Pidie Jaya.

"Kepada warga di sekitar wilayah Sabang, dan Pidie Jaya, kita mengimbau agar tetap tenang. Tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," tegas Eridawati.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: PSI: Hanya Dalam Sebulan PKS Angkat Sandi dari Santri Jadi Ulama, Menggelikan

#Gempa Bumi #Gempa Aceh #Peringatan Tsunami #Tsunami
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
BMKG memastikan gempa di Sukabumi tidak menimbulkan kerusakan berarti karena masuk ketegori gempa dangkal.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
Dunia
Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Japan Meteorological Agency memperingatkan gempa dengan skala serupa dapat terjadi dalam sepekan mendatang.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Dunia
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Gempa terjadi pukul 16.53 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berpusat di perairan dekat Prefektur Iwate.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Dunia
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang utara, Senin (20/4). JMA keluarkan peringatan tsunami hingga 3 meter di Iwate, Aomori, dan Hokkaido.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta warga di daerah terdampak gempa untuk segera menuju tempat yang lebih tinggi.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Evakuasi dan Penanganan Cepat Efek Gempa Maluku Utara
Tim reaksi cepat BNPB daerah bersama aparat TNI-Polri dan pemerintah daerah telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus proses evakuasi.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Evakuasi dan Penanganan Cepat Efek Gempa Maluku Utara
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Bagikan