Tiga Jamaah DIY Meninggal di Tanah Suci

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 11 September 2017
Tiga Jamaah DIY Meninggal di Tanah Suci

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekitar 3.165 jamaah haji asal DIY akan tiba di Yogyakarta akhir pekan ini. Sebanyak tiga jamaah meninggal di tanah suci. Selain itu, satu haji juga belum bisa pulang karena masih dirawat di RS King Abdul Mekkah.

Humas Kemenag Kanwil DIY Bramma Aji Putra menjelaskan tiga jamaah yang meninggal dunia adalah Kusnan Abdul Hakim dari Kloter 30 asal Sleman, Supardi kloter 30 asal Sleman, dan Abdul Hadi Santoso kloter 25 SOC asal Sleman. Ketiganya meninggal diduga karena menderita penyakit usia lanjut. Ketiganya telah berusia di atas 68 tahun.

"Ada yang kena hipertensi, dan jantung. Tapi sudah komplikasi juga karena memang sudah pada tua. Waktu di tanah suci mereka juga masuk ke kelompok rentan," jelas Bram melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin (11/9).

Pihak Kemenag sudah memberi tahu keluarga dan sudah mengurusi surat-surat serta data-data kematian haji tersebut. Surat keterangan kematian (sertifikat of dead) akan diserahkan penyelenggara haji kepada keluarga saat tiba di Indonesia. Keluarga akan menerima santunan kematian dari asuransi jamaah haji sekitar Rp 15 juta - Rp 30 juta.

Sementara satu haji yang dirawat di RS King Abdulah menurut Bram karena terserang dehidrasi parah. Selain itu ada satu haji juga yang sakit strok.

"Haji tersebut dalam perjalanan pulang ke tanah air. Kami sudah siapkan ambulans yang akan menjemput di Bandara Adisoemarno," kata Bram yang tak menyebutkan asal haji yang sakit.

Ke-3.165 jamaah haji yang berangkat terbagi menjadi kloter 23-31. Selama di tanah suci, jamaah haji DI Yogyakarta didampingi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak 24 orang dan petugas kloter sebanyak 69 orang. Sehingga total dari DI Yogyakarta tahun haji ini mencapai 3.258 orang. Dari total ini, 36,19 persen jamaah berusia antara 51-60 tahun dan 34 persen berusia di atas 61 tahun. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kisah Jamaah Haji Yang Hilang Karena Mencari Sang Istri Dan Akhirnya Ditemukan Wafat

#Kemenag #Jamaah Haji Wafat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Penerbitan KMA ini sekaligus merespons Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Indonesia
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila yang menjamin keberagaman dan menjadi rumah bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Potongan pernyataannya yang viral terkait zakat 2,5 persen bukan berarti dirinya menganggap zakat tidak wajib.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Sidang isbat akan melibatkan pakar astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Bagikan