Kesehatan

Tidak Lapar di Pagi Hari Pertanda Ada Masalah Pada Tubuh

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 25 Juni 2021
Tidak Lapar di Pagi Hari Pertanda Ada Masalah Pada Tubuh

Bisa bahaya apabila kamu tidak lapar di pagi hari. (Foto: Unsplash/Ben Kolde)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAKAR kesehatan tentu menyarankan agar kamu tidak melewatkan sarapan. Sarapan penting agar kamu memiliki energi untuk beraktivitas seharian. Tetap saja, masih banyak orang melewatkan sarapan.

Dikejar-kejar waktu, takut kena macet, hingga ketinggalan kereta membuat orang lalai sarapan. Tapi ada juga orang yang melewatkan sarapan karena pada dasarnya memang tidak merasa lapar.

Baca juga:

Ide Sarapan Sehat dan Mudah untuk Penderita Diabetes

Celakanya, tidak merasa lapar di waktu sarapan bisa jadi masalah serius. Mengutip healthline, empat hal ini jadi penyebab kamu tidak merasa lapar di pagi hari, antara lain:

1. Makan atau ngemil di malam hari dalam porsi besar

Banyak makan di malam hari membuat kamu tidak lapar di besok pagi. (Foto: Unsplash/Shaafi Ali)

Mudah-mudahan saja kamu tidak merasa lapar karena memang di malam sebelumnya kamu banyak makan. Apalagi kalau menu makan malam kamu tinggi lemak dan protein. Makronutrien ini dapat memperlambat pengosongan perut dan membuat kamu merasa kenyang lebih lama, bahkan hingga besok pagi.

Protein dapat secara signifikan mengubah kadar hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan kamu, termasuk ghrelin, peptide-1 seperti glukagon, peptide YY, dan cholecystokinin.

Makanan berlemak tinggi juga dapat mengubah kadar hormon tertentu yang terkait dengan nafsu makan dan perasaan kenyang. Dengan begitu menyebabkan penurunan rasa lapar.

Kabar baiknya, tidak masalah jika kamu lebih suka menikmati makan malam besar dan melewatkan sarapan keesokan paginya. Asalkan kamu memastikan mendapatkan nutrisi dan hidrasi yang kamu butuhkan sepanjang hari.

2. Tingkat hormon kamu berubah dalam semalam

Hormon bisa berubah saat tidur malam. (Foto: Unsplash/Gregory Pappas)

Saat tidur malam, kadar beberapa hormon dalam tubuh berfluktuasi. Ini bisa mengubah nafsu makan kamu. Penelitian menunjukkan kadar epinefrin yang juga dikenal sebagai adrenalin, cenderung lebih tinggi di pagi hari.

Hormon ini menekan nafsu makan dengan memperlambat laju pengosongan perut. Tak hanya itu, hormon ini juga meningkatkan pemecahan karbohidrat yang disimpan di hati dan otot untuk bahan bakar tubuh.

Penelitian lain juga pernah menemukan kadar ghrelin, hormon rasa lapar, lebih rendah di pagi hari daripada malam sebelumnya. Ini juga jadi penyebab mengapa kamu merasa kurang lapar saat bangun di pagi hari.

Beberapa penelitian juga menunjukkan kadar leptin, hormon yang meningkatkan perasaan kenyang, bisa lebih tinggi di pagi hari. Namun, penelitian lain telah menunjukkan hasil yang beragam.

Baca juga:

Sarapan Sereal Berkafein, Bikin Produktif di Pagi Hari

3. Merasa cemas atau depresi

Perut bisa tidak lapar saat depresi. (Foto: Unsplash/Nik Shuliahin)

Merasa cemas dan depresi secara signifikan dapat berdampak pada tingkat kelaparan kamu. Depresi dapat menyebabkan perubahan nafsu makan. Sementara kecemasan bisa meningkatkan kadar hormon stres tertentu yang mengurangi nafsu makan.

Namun, kecemasan dan depresi mempengaruhi orang secara berbeda. Beberapa penelitian menemukan kondisi ini malah terkait dengan peningkatan nafsu makan dan asupan makanan bagi sebagian orang.

4. Sakit

Saat tubuh sakit otomatis akan membuat nafsu makan hilang. (Foto: Unsplash/Brittany Colette)

Saat tubuh sakit, otomatis akan membuat nafsu makan kamu hilang. Infeksi pernapasan seperti flu dan radang paru-paru membuat kamu merasa kurang lapar. Dalam beberapa kasus, infeksi ini juga membatasi indera perasa dan penciuman, yang mengakibatkan nafsu makan berkurang.

Infeksi tertentu, seperti flu, juga dapat menyebabkan gejala yang mengurangi rasa lapar dan nafsu makan, termasuk mual dan muntah.

Ingat ya, sangat penting untuk tetap terhidrasi dan mengisi bahan bakar tubuh saat tubuh sakit walau tidak merasa lapar. Sup, teh panas, pisang bisa jadi pilihan makanan saat tubuh kamu tidak sehat. (ikh)

Baca juga:

Yoghurt Kemasan Pouch, Praktis dan Bernutrisi

#Kesehatan #Info Kesehatan #Sarapan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan