Kesehatan

Yoghurt Kemasan Pouch, Praktis dan Bernutrisi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Maret 2021
Yoghurt Kemasan Pouch, Praktis dan Bernutrisi

Yoghurt pouch lebih mudah digenggam. (Foto: Unsplash/Irina Grigoras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RASANYA boleh asam, tapi rasakan manfaatnya. Yoghurt mengandung berbagai macam nutrisi yang membuat tubuh kamu sehat. Bahkan, cocok pula untuk mensukseskan program diet kamu.

Yoghurt dibuat dengan fermentasi bakteri pada susu. Bakteri yang digunakan untuk membuat yoghurt memfermentasi laktosa, gula alami yang ditemukan dalam susu. Proses ini menghasilkan asam laktat, zat yang menyebabkan protein susu mengental.

Baca juga:

Yogurt Bagus Untuk Usus, Tapi...

Laman Healthline menyebutkan beberapa jenis yoghurt mengandung bakteri hidup atau probiotik. Kandungan ini bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Berapa jenis probiotik pada yoghurt seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus, telah terbukti mengurangi gejala tidak nyaman dari sindrom iritasi usus (IBS).

Tidak perlu menggunakan mangkuk saat mengonsumsi Yoghurt kemasan pouch. (Foto: Unsplash/Wesual Click)

Probiotik juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Zat ini mampu mengurangi peradangan yang biasanya berupa infeksi virus hingga gangguan usus.

Kandungan vitamin D pada Yoghurt bermanfaat pula untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin D bahkan mampu mencegah flu.

Ingin memiliki tulang sehat? Yoghurt dapat membantunya. Beberapa nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk kalsium, protein, kalium, fosfor, dan terkadang vitamin D ada pada Yoghurt. Semua vitamin dan mineral ini bisa mencegah osteoporosis.

Baca juga:

Yogurt Bukan Hanya untuk Pencernaan dapat untuk Imun Pula

Kamu yang lagi diet sebaiknya memasukkan Yoghurt pada menu harian. Setelah mengonsumsi Yoghurt kamu akan merasa kenyang lebih lama, sehingga kamu tidak akan berlebihan saat menyantap makanan.

Nah, Yoghurt biasanya hadir dalam kemasan cup. Tapi, kini Yoghurt hadir dalam kemasan pouch seperti Cimory Yoghurt Squeeze yang hadir dalam enam varian rasa. Dengan begitu kamu lebih praktis saat mengonsumsinya.

Rasanya lebih creamy. (Foto: Istimewa)

"Yogurt Squeeze memiliki tekstur lembut, rasa yang creamy dan kandungan manfaat nutrisi yang baik kebutuhan harian tubuh," ujar Farell Sutantio selaku Presiden Direktur PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) dalam rilis pers yang diterima merahputih.com.

Kemasan ini lebih mudah untuk digenggam. Jadi, kamu tidak perlu menggunakan mangkuk maupun sendok saat mengonsumsinya. Yoghurt ini Ready to Drink kapanpun dan di manapun.

Rasa Yoghurt ini juga lebih mild dan creamy dengan banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Rasa enak dan sensasi creamy yang mengenyangkan, akan membuat kamu ketagihan untuk mengonsumsi Yoghurt ini. (ikh)

Baca juga:

Cara Mengolah Yogurt Menjadi Masker Wajah

#Yoghurt #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan