Thrifting, Ancaman atau Solusi?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 09 Maret 2023
Thrifting, Ancaman atau Solusi?

Anak muda lebih memilih membeli produk luar negeri walaupun bekas. (Unsplash/Megan Lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK muda Indonesia saat ini cenderung lebih memilih untuk membeli produk luar negeri walaupun bukan barang baru. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) Hanung Harimba Rachman menilai perilaku ini dapat mengancam produktivitas UMKM.

Mode fesyen yang berkembang begitu pesat di kalangan influencer sehingga memacu anak muda untuk meniru menggunakan mode fesyen yang sama. Dilansir dari Goodstats yang melakukan survei tentang preferensi gaya anak muda, menemukan bahwa mode andalannya adalah kasual dengan persentase sekitar 62,5 persen dari total 261 responden. Selain itu sebanyak 64.4 persen responden menjawab mereka biasa mengeluarkan biaya di bawah Rp500 ribu untuk membeli barang fesyen.

Baca Juga:

Alasan Mengapa Orang Gemar Koleksi Boneka

bekas
Kegiatan thrifting dapat menerapkan sustainable living. (Unsplash/Markus Winkler)

Mode fesyen yang beragam dengan harga yang murah dapat dengan mudah ditemukan di pasar barang bekas atau kegiatannya biasanya disebut thrifting. Dari sumber yang sama, sebanyak 49.4 persen responden pernah melakukan thrifting dan hanya sekitar 16.1 persen responden yang menjawab tidak akan pernah melakukan thrifiting.

Jika mayoritas anak muda lebih memilih membeli item fesyen di pasar barang bekas, pasar UMKM akan terancam. Ini karena sedikit jumlah anak muda yang akan membeli produk mereka, sekalipun dalam kondisi baru.

Selain itu, pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor yang tertulis pada Pasal 2 ayat 3 bahwa “Barang Dilarang Impor berupa kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas.” Meskipun demikian, barang bekas masih dapat kita temukan di berbagai lokasi.

Di sisi lain, membeli barang bekas juga memiliki sisi positif berdasarkan discovermagazine.com. Melakukan pembelian barang bekas dapat mengurangi sampah pada TPA dan menghemat sejumlah uang untuk membeli barang baru. Toko barang bekas masih menjadi bagian terkuat dari solusi untuk permasalahan sampah.

Baca Juga:

Starter Pack Perempuan Cuek tapi Feminim

bekas
Mayoritas anak muda lebih memilih membeli baju thrift daripada membeli produk baru. (Pexels/cottonbro studio)

Thrifting membantu meringankan limbah fesyen pada Bumi karena memaksimalkan penggunaan baju atau produk fesyen lainnya. Apalagi ditambah mode fesyen saat ini yang bergerak cepat sehingga membuat lebih banyak limbah.

Dengan adanya kegiatan thrifting dapat menerapkan sustainable living yang berarti gaya hidup yang menyeimbangkan upaya lokal dan global. Ini untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dengan tetap melestarikan lingkungan alam.

Membeli barang bekas memang menjadi kegiatan yang berdampak negatif dan positif tergantung dari arah perspektif. Jadi menurut kamu, thrifting menjadi ancaman atau solusi? (vca)

Baca Juga:

3 Tren Fashion ini Membahayakan Kesehatanmu

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan