Kesehatan

Tetap Sehat di Tengah Padatnya Aktivitas Sehari-hari

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 25 Juli 2022
Tetap Sehat di Tengah Padatnya Aktivitas Sehari-hari

Selalu menjahga kesehatan di tengah padatnya aktivitas. (Unsplash/THE 5TH)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK ada alasan untuk tetap sehat di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Jika kamu sudah memiliki komitmen yang kuat, sedikit waktu akan kamu luangkan untuk tetap berolahraga dan menjaga pola makan yang sehat.

Kamu mungkin salah satu orang yang sedang menjalankan program diet, namun hanya bertahan beberapa hari saja. Untuk itu, dibutuhkan alasan yang kuat untuk menjalankan dan melakoni diet secara teratur. Masalah yang kerap terjadi adalah menjaga pola makan karena tidak punya waktu untuk makan siang bahkan menghindari makan malam.

Baca juga:

5 Tanda ini Menunjukkan Kondisi Rambut Sehat

Tetap Sehat di Tengah Padatnya Aktivitas Sehari-hari
Konsumsi makanan sehat dan bernutrisi seimbang. (Unsplash/Vitalii Pavlyshynets)

Sebelum mengetahui bagaimana pembagian porsi makan kita dalam satu kali makan, harus mengetahui dulu kebutuhan kalori harian. Jumlah kalori biasanya dipengaruhi oleh berat badan, tinggi, usia, dan aktivitas harian. Rata-rata pria membutuhkan kalori harian 2.500 kalori, sedangkan perempuan membutuhkan sekitar 2 ribu kalori.

Pandemi COVID-19 memengaruhi pola konsumsi sebagian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan konsumsi makanan utama dan selingan, sayur dan buah, air putih, minuman rempah-rempah, dan suplemen. Namun ada juga yang justru malah sering mengonsumsi makanan ringan kemasan dan cepat saji yang berpengaruh pada kenaikan berat badan.

Untuk menjaga kesehatan dan pola makan saat diet, Alodokter dan Yellow Fit Kitchen memberikan solusi di tengah jadwal yang padat.

"Di era digital ini, teknologi dan media sosial memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif. Kami pun menggandeng Yellow Fit Kitchen agar masyarakat dapat menerapkan gaya hidup sehat yang aktif dengan didukung nutrisi seimbang, karena pada dasarnya pencegahan lebih baik dari pengobatan," kata Co-Founder & President Director Alodokter, Suci Arumsari, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Jumat (22/7).

Yellow Fit Kitchen memiliki tiga kategori produk untuk mengatur sebuah pola makan sehat dan menjaga kebugaran badan, yaitu Katering Sehat, Mooles Minuman Serat Tinggi (fiber drink), dan YellowFitness.

Baca juga:

Tren Makanan Sehat Kekinian yang Digemari Generasi Z

Tetap Sehat di Tengah Padatnya Aktivitas Sehari-hari
Memberikan tips pola diet dan tubuh tetap sehat. (Alodokter)

Untuk menjaga diet sehat dan tetap bugar, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan. Yang pertama adalah tidak melewatkan sarapan pagi. Sebagian orang mungkin terbiasa dengan tidak sarapan pagi. Namun di tengah padatnya aktivitas, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan yang dapat menunjang aktivitas tubuh, seperti pisang, roti, susu, kacang-kacangan, hingga telur. Sarapan pagi juga bermanfaat untuk membantu menekan nafsu makan pada siang hari agar tidak berlebihan.

Jangan lupa juga untuk tetap memenuhi kebutihan cairan tubuh dengan minum air putih. Ketika dehidrasi, tubuh cenderung mengirimkan sinyal lapar yang keliru. Inilah yang membuat seseorang kerap makan banyak yang membuat porsi makannya tidak teratur tanpa di sadari.

Tips lainnya adalah makan dengan pola teratur dan tepat waktu. Selalu cermati jenis makanan, porsi dan waktu makan, serta keamanan kebersihan pangan. Pilih karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang menyehatkan yang di butuhkan tubuh kita.

Tak lupa asupan serat dan vitamin dari sayuran serta buah-buahan yang penting untuk memperlancar pencernaan dan mendukung daya tahan tubuh.

Yang terakhir, makanlah secukupnya dan berhentilah kira-kira sudah mencapai 80 persen rasa kenyang. Makan secara berlebihan tidak hanya berdampak negatif untuk berat badan tetapi juga bisa mengganggu pencernaan. (and)

Baca juga:

4 Cara Sederhana Menjalani Gaya Hidup Sehat

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan