Kesehatan

Tetap Olahraga Meski Sedang Menstruasi

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 04 Januari 2022
Tetap Olahraga Meski Sedang Menstruasi

Yoga dapat membantu kamu tetap sehat selama menstruasi. (Foto: Unsplash/Benjamin Child)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN perempuan mungkin merasa menstruasi menjadi momen yang tidak enak karena sulit melakukan sesuatu. Alhasil mereka juga tidak mau berolahraga karena berbagai alasan seperti kram perut, pusing, lemas, merasa tidak nyaman, dan lainnya. Tapia da juga yang tetap melakukan rutinitas olahraga seperti biasa walau mengalami gejala serupa.

Mengtuip laman Indian Express, Senin (3/12), Dr. (Lt Col) Leena N Sreedhar, HOD, Departemen Akademik dan Penelitian, Konsultan, Perawatan Ibu & Anak, Obstetri & Ginekologi, Rumah Sakit Manipal HCMCT, New Delhi, India, mengatakan menstruasi seharusnya tidak menghalangi seseorang untuk melakukan apa pun bahkan berolahraga.

Sreedhar merekomendasikan untuk berjalan dan berlari selama 30 menit setiap hari. Sebagai permulaan, 30 menit berjalan atau berlari setiap hari telah terbukti membantu masalah kardiovaskular dan kesehatan umum. Jika kamu mengalami gejala menstruasi yang berat, olahraga ringan seperti berjalan merupakan pilihan terbaik.

Baca juga:

Warna Darah Menstruasi Jelaskan Kondisi Kesehatan

Tetap Olahraga Meski Sedang Menstruasi
Mengikuti kelas zumba. (Foto: Unsplash/Danielle Cerullo)

Kadar estrogen/progesteron yang rendah selama menstruasi mungkin membuatmu merasa tidak bersemangat dan lesu, belum lagi gejala lainnya yang mungkin dialami, seperti peradangan. Kamu juga dapat melakukan lari lambat pada hari-hari terakhir menstruasi. Berlari dapat membantu merasa lebih baik dengan mengurangi rasa sakit. Tapi ingatlah untuk sering berhenti sejenak dan minum banyak air.

Olahraga kedua yang bisa kamu lakukan dan sedikit santai dari sebelumnya adalah yoga. Yoga sangat dianjurkan untuk orang yang tidak suka datang ke gym dan lebih memilih aktivitas fisik tanpa mesin. Yoga dapat membantu kamu tetap sehat selama menstruasi dan baik untuk kesehatan fisik serta mental.

Selain yoga, kamu bisa mendengarkan musik sebagai cara untuk bersantai dan menari agar merasa lebih baik. Mengikuti kelas zumba atau menari di rumah, dapat meningkatkan suasana hati sekaligus membantu membakar kalori.

Baca juga:

Ladies, Ini Beberapa Hal Penting Seputar Menstruasi yang Jarang Diketahui

Tetap Olahraga Meski Sedang Menstruasi
Berjalan santai 30 menit setiap hari. (Foto: Unsplash/Arek Adeoye)

“Menari dapat meningkatkan fleksibilitas dan membantumu menghindari ketidaknyamanan saat menstruasi,” kata Sreedhar.

Menurutnya, zumba dapat membantu mengurangi keparahan dan lamanya nyeri haid. Ini juuga dapat digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk dismenore primer (nyeri haid).

Kalau kami tidak dapat melaukukan jenis latihan lain, cukup lakukan peregangan di rumah menggunakan bends, twists atau lainnya.

“Ingatlah untuk mengendurkan otot-otot dengan menarik napas dalam-dalam. Peregangan tubuh dapat membantu memperpanjang otot-otot yang sering berkontraski selama menstruasi, yang dapat membantu meringankan beberapa kram,” tutupnya. (and)

Baca juga:

Perubahan Menstruasi Bisa Jadi Efek Samping Jangka Pendek Vaksin COVID-19

#Menstruasi #Olahraga #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 36 menit lalu
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Bagikan