Ladies, Ini Beberapa Hal Penting Seputar Menstruasi yang Jarang Diketahui

annehsannehs - Selasa, 22 Juni 2021
Ladies, Ini Beberapa Hal Penting Seputar Menstruasi yang Jarang Diketahui

Informasi seputar menstruasi. (Foto- Hiamag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SECARA umum, perempuan menghabiskan waktu sekitar 40 tahun hidup mereka bersama dengan menstruasi. Tiap perempuan pun mengalami menstruasi secara berbeda-beda.

Ada yang jadi gampang marah ketika sedang datang bulan, ada juga yang mengalami kram perut sampai tidak bisa beraktivitas. Meski begitu, ada juga perempuan yang tidak merasakan ketidaknyamanan apapun ketika sedang menstruasi.

Walau fenomena datang bulan menjadi identitas berharga bagi perempuan, pembahasan tentang hal ini pun masih banyak yang menyesatkan. Berbicara dengan para ahli, laman Cosmopolitan pun merangkum beberapa hal penting seputar menstruasi yang harus kamu ketahui.

40 tahun hidup perempuan diiringi dengan menstruasi.  (Foto- Pexels/Polina Zimmerman)
40 tahun hidup perempuan diiringi dengan menstruasi. (Foto- Pexels/Polina Zimmerman)

Pertama-tama, seringkali ditemukan kesalahan ketika perempuan menghitung siklus menstruasi mereka. Sesungguhnya, menstruasi baru benar-benar dimulai ketika darah yang keluar sudah setidaknya memenuhi sepertiga dari pembalut atau tampon yang kamu gunakan. Jadi, spot pada beberapa hari awal belum masuk hitungan sebagai tanda dimulainya menstruasi.

Baca juga:

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

Dilansir dari Cosmopolitan, Dr. Marie Michelle Dado, M.D. juga mengatakan bahwa kamu tidak harus datang bulan di tanggal yang sama setiap bulan. "Kamu tidak harus datang bulan pada tanggal yang sama persis setiap bulan. Kamu tetap teratur jika berada pada siklus 21-35 hari," tambahnya.

Bahkan, ada beberapa perempuan yang absen menstruasi selama beberapa bulan tiap tahun. Ini pun masih dianggap sebagai fenomena yang normal bagi Michelle. Meski begitu jika ketidakteraturan ini menjadi teratur, maka sudah saatnya bagi kamu untuk meminta bantuan profesional.

Informasi seputar menstruasi. (Foto- Pexels/Louis)
Informasi seputar menstruasi. (Foto- Pexels/Louis)

Michelle juga memberikan tips bagi para perempuan mengenai cara menjaga higienitas ketika sedang datang bulan. Ia merekomendasikan produk yang mengandung Chlorhexidine digluconate, bahan kuat yang mampu membunuh bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap dan gatal-gatal di daerah kemaluan.

Banyak juga para perempuan yang terlalu sering membersihkan area kemaluannya dan itu bukanlah hal yang baik. Menurut Michelle, idealnya perempuan membersihkan kemaluan dua kali sehari, saat pagi hari dan sore hari. Jika sedang menstruasi, bersihkan kemaluan setiap kali mengganti pembalut atau tampon.

Jangan lupa untuk selalu menyeka dari depan ke belakang dan bukan sebaliknya. (SHN)

Baca juga:

Perusahaan Ini Melawan Stigma Menstruasi

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan